Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Perajin Arak Tradisional Bali Siap Menuju Level Industri
Kamis, 29 Agustus 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Jarta menyatakan pihaknya sedang mengkaji selera pasar, khususnya untuk minuman beralkohol.
[pilihan-redaksi]
"Angka 40 persen kandungan alkohol kami dapatkan jadi angka maksimal, layaknya wiski atau minuman alkohol lain. Namun di lapangan, arak yang banyak beredar bisa mencapai 45 persen kadar alkoholnya," kata Jarta saat audiensi Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) Bali di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, pada Kamis (29/8) petang.
"Angka 40 persen kandungan alkohol kami dapatkan jadi angka maksimal, layaknya wiski atau minuman alkohol lain. Namun di lapangan, arak yang banyak beredar bisa mencapai 45 persen kadar alkoholnya," kata Jarta saat audiensi Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) Bali di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, pada Kamis (29/8) petang.
Namun demikian, Jarta menjamin perajin arak tradisional sudah cukup siap menuju ke level industri. Untuk bisa mengontrol kadar alkohol, akan didukung pelatihan teknik pengolahan, fermentasi dan penyulingan yang baik serta tentu saja, dan permodalan.
"Para pembuat arak tradisional sudah kami data dan sudah sangat siap untuk produksi, didampingi pula pihak BPPOM untuk menjaga keamanan produknya," katanya.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan upaya untuk menaikkan pamor arak sebagai minuman tradisional khas Pulau Dewata, yang memiliki daya saing di tingkat internasional.
"Rasa, aroma, packaging hingga desain botolnya harus dibuat sebaik mungkin. Kolaborasikan dengan rumah desain, sebagai produk industri kreatif berbasis budaya dengan branding Bali," ujarnya.
Gubernur Koster dalam kesempatan inj menekankan, ketika bicara kemasan, maka produk yang banyak diusahakan petani lokal di pelosok desa ini harus benar-benar dikemas dengan menonjolkan unsur-unsur kearifan lokal yang ada di Bali. "Namun tentu saja tak menutup pula kolaborasi dengan ide-ide kekinian hasil karya anak-anak kreatif kita," ujar Gubernur Koster yang kelahiran Sembiran, Buleleng ini.
[pilihan-redaksi2]
Produk yang berkualitas, packaging baik ditambah pemasaran yang tepat akan memaksimalkan cakupan pemasaran produk fermentasi nira pohon kelapa tersebut. "Dikemas dan dipasarkan seperti produk yang disukai pasar, sehingga bisa terserap konsumen," ujarnya.
Produk yang berkualitas, packaging baik ditambah pemasaran yang tepat akan memaksimalkan cakupan pemasaran produk fermentasi nira pohon kelapa tersebut. "Dikemas dan dipasarkan seperti produk yang disukai pasar, sehingga bisa terserap konsumen," ujarnya.
Sementara itu, Ketua IFBEC Bali Ketut Darmayasa mengaku pihaknya mendukung penuh usaha pelestarian dan promosi arak, beserta sejumlah produk makanan dan minuman lokal Bali lain. "Dalam waktu dekat, kami juga akan mengadakan Festival Warisan Budaya di mana arak dan produk lokal lain jadi highlight-nya," ucap Darmayasa. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026