Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Kasus Pribadi, Pecalang di Munggu Dianiaya Preman Bayaran

Kamis, 5 September 2019, 20:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Denpasar. Seorang pria berpakaian pecalang, Dewa Made Nila Arta (51) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Badung Rabu (4/9/2019) untuk melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya. 
 
[pilihan-redaksi]
Arta mengaku dianiaya preman bayaran saat berada di TKP di Jalan Setra Ganda Mayu Banjar Pemaron, Munggu, Badung, Rabu (4/9/20190 sekitar pukul 13.30 Wita. Aksi penganiayaan terhadap pria asal Banjar Pemaron, Munggu, Mengwi, Badung, terjadi saat korban masih mengenakan pakaian pecalang. 
 
Korban rencananya sedang ngayah di banjar karena ada upacara pengabenan. Tak lama kemudian datanglah pelaku dan bertemu dengan korban. Tanpa basa basi, pelaku langsung memukulinya. 
 
Akibatnya korban tersungkur jatuh ke aspal. Korban mengalami luka memar di tubuhnya. “Korban bertemu dengan pelaku dan dia langsung dipukulinya. Akibatnya korban mengalami memar di wajah. Bahkan radio HT yang dibawanya rusak" ujar sumber petugas, Kamis (5/9) kemarin.
 
[pilihan-redaksi2]
Melihat warga berdatangan, pelaku kabur meninggalkan korban. Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke SPKT Polres Badung. Dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa membenarkan pihaknya menerima laporan tindak pidana penganiayaan yang dialami warga Banjar Pemaron, Munggu. 
 
"Telah ditindaklanjuti aparat Reskrim Polres Badung. Polisi masih memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian itu," bebernya.  
 
Diterangkannya, korban telah membuat laporan ke Polres Badung, atas nama pribadi, bukan atas nama pecalang. "Penganiayaan itu tidak berhubungan dengan tugasnya menjadi pecalang. Hanya saja saat kejadian, korban sedang ngayah dan memakai kostum pecalang. Murni masalah pribadi. Polisi masih memburu pelakunya dan belum diketahui identitasnya," ucapnya. (bbn/Spy/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami