Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Kongres Pakar Entomologi Bahas Tanggulangi Hama Tanpa Pestisida Kimia Diadakan di Bali
Jumat, 6 September 2019,
22:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan akan mendukung penuh terselenggaranya International Conference and The 10th Congress of the Indonesian Entomological Society yang akan diselenggarakan di Bali tanggal 6-9 Oktober 2019 mendatang.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan ketika Gubernur Koster menerima audiensi dari Perhimpunan Entomologi Indonesia di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar pada Jumat (6/9) pagi.
Hal tersebut disampaikan ketika Gubernur Koster menerima audiensi dari Perhimpunan Entomologi Indonesia di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar pada Jumat (6/9) pagi.
Gubernur Koster mengapresiasi terlaksananya konferensi para pakar dan pemerhati serangga, yang akan dihadiri oleh delegasi dari 7 negara tersebut. "Saya menyambut baik kegiatan ini, semoga bisa memberikan dampak positif bagi Bali. Tak hanya masukan untuk keilmuannya, tapi juga untuk pariwisata di Bali," ujar Gubernur. Bahkan dirinya menyarankan prosesi pembukaan dan gala dinner dilaksanakan di Jayasabha.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Wayan Supartha yang bertindak selaku steering committe melaporkan kepada Gubernur Koster, acara tersebut antara lain akan membahas teknologi terkini penanggulangan hama tanpa pestisida kimia. "Seperti yang kini jadi isu global untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia, sehingga menurunkan tingkat cemaran zat berbahaya di makanan dan lingkungan," kata Supartha.
[pilihan-redaksi2]
Dengan mengambil tema 'Learning from the Past, Adapting for the Future: Advancements in Ethnoentomology and Entomological Sciences for Food Security and Health', konferensi ini menurut Supartha akan menghadirkan beberapa keynote speaker dari Amerika, Prancis, Australia, Malaysia dan Jepang.
Dengan mengambil tema 'Learning from the Past, Adapting for the Future: Advancements in Ethnoentomology and Entomological Sciences for Food Security and Health', konferensi ini menurut Supartha akan menghadirkan beberapa keynote speaker dari Amerika, Prancis, Australia, Malaysia dan Jepang.
"Selain itu, sosio-culture orang Bali juga akan menjadi pokok bahasan seperti misalnya nilai filosofi dalam tari Oleg Tamulilingan," ujar Supartha.
Hadir pada acara audensi ini, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026