Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wayan Nudra Rancang Kursi Roda yang Bisa Dikendalikan Gerakan Otot Tangan
Sabtu, 14 September 2019,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Surabaya. I Wayan Nudra Bajantika Pradivta, Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah kursi roda otomatis yang bisa dikendalikan dengan perintah gerakan otot tangan.
[pilihan-redaksi]
Dikutip dari Liputan6.com, kursi roda ini untuk memudahkan pergerakan para penyandang disabilitas maupun penderita stroke yang mengalami kelumpuhan. Kursi roda karya mahasiswa dari Departemen Teknik Biomedik Fakultas Teknologi Elektro (FTE) ITS ini, merupakan hasil penelitian Tugas Akhir (TA) Nudra yang berjudul Desain Perintah Myoelectric Control Sebagai Perintah Kursi Roda Elektrik Untuk Mobilitas Penyandang Disabilitas.
Dikutip dari Liputan6.com, kursi roda ini untuk memudahkan pergerakan para penyandang disabilitas maupun penderita stroke yang mengalami kelumpuhan. Kursi roda karya mahasiswa dari Departemen Teknik Biomedik Fakultas Teknologi Elektro (FTE) ITS ini, merupakan hasil penelitian Tugas Akhir (TA) Nudra yang berjudul Desain Perintah Myoelectric Control Sebagai Perintah Kursi Roda Elektrik Untuk Mobilitas Penyandang Disabilitas.
Dalam penelitiannya, di bawah bimbingan dosen Achmad Arifin yang juga Kepala Departemen Teknik Biomedik ITS. Kelumpuhan pada alat gerak manusia menyebabkan manusia sulit bergerak.
Sehingga dibutuhkan alat bantu khusus, salah satunya dengan kursi roda. Namun, kursi roda yang ada saat ini umumnya masih membutuhkan kekuatan tubuh dari penggunanya untuk bisa menggerakkan kursi tersebut.
Kursi roda elektronik rancangan mahasiswa yang biasa disapa Nudra ini didesain dengan pengembangan kontrol pada bagian otot tangan. Dengan sensor elektromiograf, kursi roda inovatif ini akan menggunakan gerakan mulai dari pergelangan tangan sebagai pengendali arah dan gerak kursi roda.
Nudra mengungkapkan, kursi roda elektronik tersebut sebelumnya telah dibuat oleh Departemen Teknik Biomedik ITS. Namun, penggeraknya masih berupa joystick dan sensor bioimpedance dengan stimulus punggung.
"Apabila punggung terlalu sering di-stimulus maka otot akan fatigue atau kelelahan, sehingga bisa menghasilkan error yang besar,” ungkapnya, Jumat, 13 September 2019.
Penelitian kursi roda elektronik yang memakan waktu selama kurang lebih tiga bulan ini nantinya bekerja dengan cara menempelkan elektroda sebagai kontrol otot pada masing-masing lengan tangan.
Kalau belok ke kanan, telapak tangan kanan digerakkan dan sebaliknya untuk belok ke kiri. Kalau untuk bergerak maju, harus menggerakkan kedua telapak tangan bersamaan.
"Sementara ini masih belum bisa mundur, jadi harus dilakukan memutar dengan belok terus ke salah satu arah,” terang pemuda kelahiran Dili, 5 Maret 1997 ini.
Dalam penelitiannya, peraih nilai IPK 3,35 itu mengungkapkan, sinyal myoelectric pada bagian otot tangan diamplifikasi melalui instrumentasi amplifier sebagai perintah input. Lalu sinyal disaring untuk menghilangkan noise dan menjaga rentang frekuensi elektromiograf.
Setelah penyaringan, sinyal elektromiograf tersebut ditransformasikan dalam bentuk linier envelope yang memperoleh sinyal nilai maksimum dari elektromiograf untuk memudahkan klasifikasi perintah arah dari kursi roda.
[pilihan-redaksi2]
"Di kursi roda dan rangkaian sensor terdapat bluetooth, sehingga akan terhubung secara otomatis," tuturnya.
"Di kursi roda dan rangkaian sensor terdapat bluetooth, sehingga akan terhubung secara otomatis," tuturnya.
Selain itu, kursi roda tersebut memiliki fitur kontrol kecepatan, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur kecepatan gerakan kursi roda secara mandiri.
Pemuda asal Tabanan, Bali itu mengaku, produk inovatif tersebut juga merupakan sebuah bentuk kerjasama antara ITS dengan pusat disabilitas Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Produk tersebut akan digunakan sebagai acuan mahasiswa Unesa dalam memberi saran inovatif untuk pembuatan prototype selanjutnya. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026