Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
REI Bali Sambut Penambahan Dana Rumah Subsidi Rp8,6 triliun Bak Angin Surga
Kamis, 19 September 2019,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan menambah dana rumah subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp8,6 triliun untuk mengejar target kekurangan pembangunan rumah FLPP.
[pilihan-redaksi]
Menangapi isu tersebut Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Diklat, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Bali I Gede Suardita menyatakan REI Bali pada prinsipnya sangat menyambut antusias dan merupakan angin surga penambahan dana tersebut. Karena dari 2 tahun ini khususnya di Bali, kata dia, telah mampu mewujudkan rumah subsidi.
Menangapi isu tersebut Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Diklat, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Bali I Gede Suardita menyatakan REI Bali pada prinsipnya sangat menyambut antusias dan merupakan angin surga penambahan dana tersebut. Karena dari 2 tahun ini khususnya di Bali, kata dia, telah mampu mewujudkan rumah subsidi.
Info terakhir diterima dari pihak Bank penyalur salah satunya BTN, kuota yang dimiliki katanya telah habis. Dan mulai September 2019 sudah tidak dapat melakukan angkat kredit Subsidi lagi untuk sementara waktu.
"Dengan adanya kucuran dana tersebut tentunya para anggota mengangap itu merupakan angin surga. Sempat dikatakan kuota habis, jika itu sampai terjadi tentu merupakan kabar buruk bagi perkembangan properti khususnya untuk subsidi di Bali," jelasnya.
Ia berharap hal tersebut segera cepat direalisasikan oleh Pemerintah. Jika bisa, lanjutnya minggu depan sudah bisa direalisasikan.
[pilihan-redaksi2]
"Tentu kami sangat berharap, paling lambat minggu depanlah konsumen sudah bisa angkat kredit lagi. Seandainya jika sistem penambahan kuota subsidi tersebut dapat terwujud," ujarnya.
Jika dilihat sampai saat ini, lanjutnya, user masih banyak sekali, karena untuk di Bali Backlog juga cukup tinggi. Sedangkan REI Bali sampai baru mampu mewujudkan di beberapa Kabupaten saja di Bali.
"Adapun beberapa daerah yang baru bisa kami bangun diantaranya di Kabupaten Tabanan daerah Barat, Kabupaten Negara, Buleleng, Karangasem dan Kabupaten Klungkung baru sedikit. Yang sampai saat ini khususnya di Bali total kurang lebih telah mencapai 60 persen saja," tutup Suardita. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026