Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dihantam Gelombang, Nelayan Bawa Ikan Hasil Tangkapan Nyaris Tenggelam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Niat pulang membawa hasil tangkapan ikan, seorang nelayan asal Banjar Dinas Belubuh, Desa Seraya, Karangasem nyaris tenggelam setelah jukung yang digunakannya melaut dihantam gelombang.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang diperoleh, Nelayan tersebut bernama I Made Siki 48 tahun. Ia berangkat melaut dari pesisir Seraya pada Jumat pagi (27/09/2019) sekitar pukul 04.00 WITA untuk menangkap ikan di wilayah perairan selat lombok. Saat hari mulai siang, hasil tangkapanpun sudah cukup bayak, Made Siki bergegas untuk membawa hasil tangkapannya pulang. Namun dalam perjalanan pulang jukung yang membawa hasil tangkapan sekitar 2500 ekor ikan tersebut dihantam gelombang.
Ketika dihantam gelombang, air laut masuk ke dalam jukung, dengan beban yang cukup berat ditambah air laut yang masuk membuat jukung nyaris tenggelam sampai akhirnya seluruh ikan hasil tangkapannya sejak pagi dilepaskan agar jukung tidak tenggelam.
Tidak sampai disana, akibat hantaman gelombang tersebut, Made Siki juga sempat terombang-ambing di tengah lautan selama beberapa jam sebelum akhirnya Siki diselamatkan oleh nelayan lainnya dan pulang dalam keadaan selamat.
"Kejadiannya tadi pagi, nelayan bersangkutan sudah berhasil ditolong dan tiba di pesisir dalam keadaan selamat," kata Artana salah seorang penyuluh perikanan yang bertugas di wilayah Desa Seraya. (bbn/igs/rob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun