Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Dihantam Gelombang, Nelayan Bawa Ikan Hasil Tangkapan Nyaris Tenggelam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Niat pulang membawa hasil tangkapan ikan, seorang nelayan asal Banjar Dinas Belubuh, Desa Seraya, Karangasem nyaris tenggelam setelah jukung yang digunakannya melaut dihantam gelombang.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang diperoleh, Nelayan tersebut bernama I Made Siki 48 tahun. Ia berangkat melaut dari pesisir Seraya pada Jumat pagi (27/09/2019) sekitar pukul 04.00 WITA untuk menangkap ikan di wilayah perairan selat lombok. Saat hari mulai siang, hasil tangkapanpun sudah cukup bayak, Made Siki bergegas untuk membawa hasil tangkapannya pulang. Namun dalam perjalanan pulang jukung yang membawa hasil tangkapan sekitar 2500 ekor ikan tersebut dihantam gelombang.
Ketika dihantam gelombang, air laut masuk ke dalam jukung, dengan beban yang cukup berat ditambah air laut yang masuk membuat jukung nyaris tenggelam sampai akhirnya seluruh ikan hasil tangkapannya sejak pagi dilepaskan agar jukung tidak tenggelam.
Tidak sampai disana, akibat hantaman gelombang tersebut, Made Siki juga sempat terombang-ambing di tengah lautan selama beberapa jam sebelum akhirnya Siki diselamatkan oleh nelayan lainnya dan pulang dalam keadaan selamat.
"Kejadiannya tadi pagi, nelayan bersangkutan sudah berhasil ditolong dan tiba di pesisir dalam keadaan selamat," kata Artana salah seorang penyuluh perikanan yang bertugas di wilayah Desa Seraya. (bbn/igs/rob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan