Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Wanita Paruh Baya di Petang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Manggis
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang perempuan paruh baya, Ni Wayan Warsa (55) ditemukan tewas gantung diri di kebun miliknya di Tegalan Munduk Tumpeng Banjar Abing Desa Sulangai, Rabu (16/10/2019) sore.
[pilihan-redaksi]
Belum diketahui penyebab kematian korban, dan kejadian ini tidak dilaporkan ke Polisi. Saksi I Komang Sujana (38) menyebutkan, Ni Wayan Warsa berangkat dari rumah menuju Telagan untuk memetik hasil kebun, pada Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 17.30 WITA. Namun hingga pukul 18.00 WITA, korban tidak pulang ke rumahnya.
Anak tiri korban yang baru pulang kerja berupaya mencari bersama saudara lainnya. Setibanya di Tegalan bukit Munduk Tumpeng, para saksi terkejut melihat ibunya gantung diri dengan tali plastik di pohon manggis setinggi 10 meter.
“Korban ditemukan tewas gantung diri di atas pohon manggis,” ujar Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Gede Ketut Oka, Kamis (17/10/2019).
Aparat kepolisian Polsek Petang yang menerima informasi korban gantung diri tiba di lokasi. Sejumlah saksi diperiksa dan jenazah korban segera dibawa ke Puskesmas Petang, selanjutnya dibawa ke rumah duka di Br. Abing, Desa Sulangai, Petang, Badung.
Sementara dari keterangan keluarga, selama ini korban tidak pernah mengeluh masalah kesehatan. “Pihak keluarga tidak menuntut kematiannya dan menerima dengan ikhlas,” ujar Iptu Oka.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan