Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Era Modern, Wagub Cok Ace Ajak Krama Bali Asah Kepekaan Nurani
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace mengukuhkan pengurus DPD Dharma Murti di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (17/11/2019).
[pilihan-redaksi]
Dalam sambutannya, Wagub Cok Ace berharap agar organisasi penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ini mengambil peran aktif dalam mengembalikan kepekaan nurani umat manusia. Menurut Cok Ace, bergulirnya era global telah mengubah cara pandang umat manusia.
Ia mengurai, sejarah peradaban manusia terbagi dalam tiga fase yaitu primitif, tradisional dan modern. Pada masa kehidupan primitif, manusia hidup di bawah kekuasaan alam. Mereka hidup di alam tanpa berani menyentuh atau merusak alam. Berikutnya pada era kehidupan tradisional, manusia hidup di tengah-tengah alam.
"Apa yang disediakan semesta dimanfaatkan seperlunya untuk kesejahteraan masyarakat tradisional. Mereka selalu minta ijin sebelum mengambil sesuatu dari alam, manusia dan alam hidup harmonis," tambahnya.
Memasuki era kehidupan modern yang ditandai dengan keberhasilan manusia menginjakkan kaki di bulan, cara pandang manusia terhadap alam makin berubah. Seolah-olah, ujar Cok Ace, manusia dalam posisi menundukkan alam.
"Kita sudah sangat jauh melangkah. Di era saat ini, manusia cenderung lebih mengedepankan logika dan meninggalkan nurani," urainya.
Menyikapi persoalan tersebut, Penglingsir Puri Ubud ini sangat berharap keberadaan organisasi seperti Dharma Murti mengambil peran lebih aktif dalam upaya mengembalikan kepekaan nurani umat manusia.
"Mari kita asah kepekaan nurani, karena sudah banyak kearifan lokal yang kita tinggalkan," ajaknya.
Sementara itu, Ketua Umum Dharma Murti IGN Jaman menyampaikan bahwa tujuan dibentuknya Dharma Murti adalah untuk membangun karakter intelektual sehingga terwujud manusia berbudi pakerti. Lebih dari itu, organisasi ini berkomitmen pula ikut andil dalam upaya pemajuan budaya Bali. Dalam kesempatan itu, Jaman menyampaikan harapan agar penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bisa masuk dalam kurikulum mulai jenjang PAUD hingga sekolah menengah atas.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan