Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Era Modern, Wagub Cok Ace Ajak Krama Bali Asah Kepekaan Nurani
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace mengukuhkan pengurus DPD Dharma Murti di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (17/11/2019).
[pilihan-redaksi]
Dalam sambutannya, Wagub Cok Ace berharap agar organisasi penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ini mengambil peran aktif dalam mengembalikan kepekaan nurani umat manusia. Menurut Cok Ace, bergulirnya era global telah mengubah cara pandang umat manusia.
Ia mengurai, sejarah peradaban manusia terbagi dalam tiga fase yaitu primitif, tradisional dan modern. Pada masa kehidupan primitif, manusia hidup di bawah kekuasaan alam. Mereka hidup di alam tanpa berani menyentuh atau merusak alam. Berikutnya pada era kehidupan tradisional, manusia hidup di tengah-tengah alam.
"Apa yang disediakan semesta dimanfaatkan seperlunya untuk kesejahteraan masyarakat tradisional. Mereka selalu minta ijin sebelum mengambil sesuatu dari alam, manusia dan alam hidup harmonis," tambahnya.
Memasuki era kehidupan modern yang ditandai dengan keberhasilan manusia menginjakkan kaki di bulan, cara pandang manusia terhadap alam makin berubah. Seolah-olah, ujar Cok Ace, manusia dalam posisi menundukkan alam.
"Kita sudah sangat jauh melangkah. Di era saat ini, manusia cenderung lebih mengedepankan logika dan meninggalkan nurani," urainya.
Menyikapi persoalan tersebut, Penglingsir Puri Ubud ini sangat berharap keberadaan organisasi seperti Dharma Murti mengambil peran lebih aktif dalam upaya mengembalikan kepekaan nurani umat manusia.
"Mari kita asah kepekaan nurani, karena sudah banyak kearifan lokal yang kita tinggalkan," ajaknya.
Sementara itu, Ketua Umum Dharma Murti IGN Jaman menyampaikan bahwa tujuan dibentuknya Dharma Murti adalah untuk membangun karakter intelektual sehingga terwujud manusia berbudi pakerti. Lebih dari itu, organisasi ini berkomitmen pula ikut andil dalam upaya pemajuan budaya Bali. Dalam kesempatan itu, Jaman menyampaikan harapan agar penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bisa masuk dalam kurikulum mulai jenjang PAUD hingga sekolah menengah atas.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun