Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
14 Petahana Tumbang dalam Pilkades Serentak di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setidaknya 14 dari 21 kandidat petahana sepertinya bakal tumbang dalam Pemilihan Kepala Desa serentak yang berlangsung hari ini Minggu (25/11/2019) di 21 Desa se-Kabupaten Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Pasalnya, berdasarkan data perolehan suara dari Dinas PMD menunjukkan dari 21 Desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Karangasem hanya 7 kandidat Petahana yang mampu bertahan.
Tujuh Petahana tersebut diantaranya Kades Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Kades Bebandem, Kades Sibetan, Kades untuk Kecamatan Bebandem. Kades Peringsari, Kecamatan Selat, Kades Nongan dan Kades Besakih untuk di Kecamatan Rendang serta Kades Bunutan untuk wilayah Abang.
"Ya dari data yang masuk, ada tujuh petahana yang memperoleh suara terbanyak di Desanya masing - masing," kata Kepala Dinas PMD Karangasem, I Nengah Mindra saat dikonfirmasi terkait hasil sementara Pilkades serentak di Karangasem.
Sementara itu, sejak pagi dimulainya proses pemungutan suara dilakukan, jajaran Polres Karangasem bersama Kodim 1623/Karangasem juga menggelar patroli gabungan untuk memantau berlangsungnya Pemilihan di desa-desa yang dianggap rawan.
Bahkan patroli gabungan ini dilakukan langsung dengan cara mengendarai sepeda motor menuju lokasi-lokasi tempat pemungutan suara untuk menjaga kondusifitas selama proses pemungutan suara berlangsung.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun