Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Kolaborasi Seni Tiongkok-Indonesia Ditampilkan di Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bonjour Century Star (BCS) untuk pertama kali menggelar Festival kesenian di Bali. BCS yang merupakan sekolah pencarian bakat di Tiongkok, sebelumnya sudah menggelar kompetisi pencarian bakat.
Dengan menggandeng Lembaga kerjasama ekonomi, sosial dan budaya Indonesia-Tiongkok (LIT) Bali Nusra, pemenang lomba pencarian bakat tersebut kemudian diberikan kesempatan untuk pentas dalam BCS China-Indonesia Culture and art exchange festival awards ceremony, Kamis (2/1/2020) di Holiday Inn Baruna, Kuta. Kegiatan yang juga berkolaborasi dengan seniman lokal ini, bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan Tiongkok di bidang ekonomi sosial dan budaya.
Menurut Ketua Lembaga kerjasama ekonomi sosial dan budaya Indonesia - Tiongkok (LIT) Bali Nusra, So Tho Hem Ming didampingi sekjen Pintono Arief Priyono, berbagai bentuk kesenian tiongkok ditampilkan pada festival pertukaran kesenian dan budaya ini. Diantaranya, olah vokal, seni tari, seni bela diri, seni musik tradisional dan fashion show.
"Pada festival ini juga diserahkan piagam penghargaan atas prestasi yang diraih oleh anak anak dan remaja Tiongkok dalam ajang pencarian bakat tersebut," katanya ditemui disela kegiatan.
Pihaknya menyampaikan, kegiatan ini pertama kali diadakan di pulau Bali. Dipilihnya Bali sebagai tempat pagelaran, karena Bali adalah tujuan wisata yang paling utama oleh warga Tiongkok. Bahkan Bali kata dia, sebagai pilihan hadiah tour wisata untuk pemenang kompetisi.
"Ini juga sebagai hadiah untuk liburan ke pulau Bali untuk pemenang pencarian bakat," pungkasnya.
So menambahkan, kedepan pihaknya akan berencana membawa seniman Bali ke Tiongkok untuk tampil. Karena menurutnya, kebudayaan Bali sangat disukai oleh warga Tiongkok. Bahkan kata dia, hal serupa pernah dilakukan di Nusa Dua yakni menampilkan kolaborasi seni budaya Bali dan Tiongkok.
"Direncanakan kegiatan ini akan digelar dua kali dalam setahun di Bali," bebernya.
Festival kesenian ini disambut baik oleh praktisi pariwisata Eddy Sunyoto. Dikatakan, ide ini bukan sekedar pertukaran budaya, namun juga menyambung persaudaraan melalui budaya. Dirinya menilai, hal ini menjadi dampak yang positif bagi pariwisata bali. Karena hasil dari pagelaran festival ini akan ditayangkan pada siaran televisi di Tiobgkok.
"Kedepan diharapkan hal hal seperti ini lebih rutin diadakan,"harapnya.
Hal senada disampaikan ketua umum DPP Nawa Cita pariwisata Indonesia, Gusti Kade Sutawa. Pihaknya menyebut, festival kesenian yang melibatkan anak anak ini dapat menunjang pariwisata. Dirinya sangat mendukung, dan diharapkan acara ini agar terus dilaksanakan di Bali termasuk festival-festival lainnya yang melibatkan wisatawan asing. "Tidak hanya di Bali, diharapkan hal serupa juga dilakukan di seluruh Indonesia," ucapnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan