Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Klarifikasi Wedakarna: Sebagai Ksatria, Saya Wajib Meluruskan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terkait pernyataannya tentang gelar "Surya" dan kesulinggihan yang menjadi polemik dan dianggap memprovokasi, Arya Wedakarna (AWK) memberikan klarifikasi.
[pilihan-redaksi]
Terkait konteks pernyataan tersebut dijelaskan bahwa kronologisnya saat ini pihaknya diundang oleh Griya Bhujangga untuk Dharma Wacana dan dihadapan pemangku se-Bali. Apa yang disampaikannya dinilai sesuatu yang biasa saja dan apa adanya. Ia menegaskan ada yang perlu diluruskan agar tidak ada persepsi yang keliru terhadap posisi kesulinggihan.
"Terus terang saja perbedaan pandangan antara Sarwa Sedaka dan Tri Sedaka itu masih ada, dan rakyat kecil masih takut menyuarakan. Sebagai Ksatria tentu harus membela para Sulinggihnya termasuk mensejajarkan kesulinggihan di semua tingkatan," sebutnya.
Menurutnya gelar Surya adalah hanya untuk para Dwijati, bukan untuk walaka karena di Hindu hanya dikenal dengan Warna.
"Bagi kami gelar Surya itu khusus bagi Brahmana Embas apapun sorohnya," ujarnya.
Secara internal sebagai Penglingsir Tegeh Kori pihaknya selalu menyebut para Pandita sulinggih dgn surya.
"Jadi jelas gelar “surya” bukan monopoli satu kelompok. Intinya tidak boleh ada yg memonopoli kebenaran di Bali," tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan