Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekda Indra: Orang yang Kontak WN Jepang Positif Corona di Bali Masih Dalam Pengawasan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemprov Bali melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan meningkatkan kewaspadaan isu wabah virus corona yang mulai merambah ke Indonesia.
[pilihan-redaksi]
"Kami berupaya untuk mengawasi pintu pelabuhan, mempersiapkan Rumah Sakit yang udah ditentukan, tindakan cepat surveilans bilamana ada informasi," ungkap Sekda Bali Dewa Made Indra usai pertemuan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali, Senin (2/3/2020) di Denpasar.
Dikatakan terkait dengan WN Jepang terinfeksi corona sempat berada di Bali belum lama ini, Dinkes sudah melakukan penelusuran dan melakukan upaya-upaya pengendalian dampaknya.
"Dimana pernah berkunjung, tempat penginapannya sudah dicek, Dinkes sudah melakukan surveillance, orang-orang yang kontak dengan warga asing itu sudah diperiksa jadi tetap masih dalam pengawasan," ujarnya merinci pengawasan yang dimaksud dalam artian masih dicek sampel darahnya dan diamati kondisi tubuhnya dari hari ke hari.
Ia menegaskan hingga saat ini Bali tidak ada yang positif corona. Dengan demikian, menurutnya seluruh informasi tentang ini harus dikelola dengan hati-hati.
Terkait dampak virus corona terhadp sektor pariwisata dan perekonomian Bali, ia menuturkan nantinya akan ada rapat yang dipimpin Gubernr Bali dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Bali yang diagendakan pada tanggal 6 Maret mendatang. Intinya dalam rapat tersebut akan membahas tentang proyeksi pertumbuhan ekonomi akibat pengaruh virus corona.
Setelah rapat tersebut, lanjutnya, kemudian rencananya akan menyusun langkah bersama atau rencana aksi baik dalam bidang pariwisata dan bidang lainnya termasuk dalam pengelolaan APBD karena APBD juga punya kontribusi untuk menggerakkan perekonomian.
"Sebelum rapat kami meminta seluruh OPD untuk melakukan percepatan pengadaan barang dan jasa, percepatan kegiatan pemerintahan, percepatan penyaluran dana desa adat," ungkapnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan