Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tempat Karantina Dianggap Tidak Layak, Ini Penegasan Kasatgas Covid-19 Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menanggapi tempat karantina bagi pekerja migran yang baru pulang dari negara terjangkit yang dianggap tidak layak, Ketua Satgas penanggulangan Covid-19 provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan hal itu itu sangat relatif.
[pilihan-redaksi]
"Kalau perbandingannya hotel pun relatif. Kalau dibandingkan hotel bintang 5 tentu berbeda. Tapi perlu saya maklumkan bahwa tempat karantina ini adalah Balai diklat yang biasa digunakan para pegawai, termasuk pejabat struktural. Jadi tidak benar kalau tidak layak," tandasnya.
Lebih lanjut, kata dia, begitu pula konsumsinya yang biasa diberikan kepada peserta diklat. Ia minta tidak diperbandigkan dengan hotel bintang 5, karena ini tempat karantina.
Ia menegaskan sesuai arahan pemerintah pusat untuk menggunakan balai-balai diklat sebagai tempat karantina.
"Alangkah baiknya kawan-kawan yang mengemukakan pandangan melihat dulu arahan tersebut, supaya tidak menambah ramai suasana apalagi sampai melemahkan semangat dan moral tim satgas yang bekerja siang malam, bahwa ada warga masyarakat yang memberikan masukan semuanya sudah kami dengar dan pertimbangan, tetapi tentu banyak hal lain yang juga dipertimbangkan oleh satgas," jelasnya.
Namun, kata dia, jika ada warga masyakarat yang punya hotel dan mau menyumbangkannya untuk tempat karantina, pihaknya akan menerima dengan senang hati.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun