Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Even Geowisata Virtual Pertama di Indonesia Digelar di NTB
BERITABALI.COM, NTB.
Festival Geowisata atau 'Geotourism' Virtual pertama di Indonesia, akan dilaksanakan di Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 15-16 Juli 2020 ini.
[pilihan-redaksi]
Even virtual tentang Geowisata pertama di Indonesia ini didedikasikan untuk para pelaku wisata pelaku UMKM, dan masyarakat luas di NTB dan Indonesia yang mau belajar, pantang menyerah, dan mau memanfaatkan peluang.
Ketua Panitia event, Meliawati Ang mengatakan bentuk acara festival geowisata 2020 terdiri dari pameran dan eksebisi pelaku UMKM dan pelaku wisata. Serta webinar, virtual dan pertunjukan budaya juga musik jazz.
"Akan ada pameran aneka produk UMKM dan produk wisata," jelas Meliawati Ang, dalam rilis persnya melalui Humas Pemprov NTB, Kamis (9/7).
Dikatakan, panitia event menyediakan 30 stan virtual untuk para pelaku wisata dan UMKM binaan pemerintah yang ada di Lombok dan Sumbawa.

"Panitia telah bekerjasama dengan Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) DPD NTB untuk mengisi stan pameran virtual ini," imbuh Meliawati lagi.
Untuk tema webinar tentang geowisata, terdiri dari tiga sesi. Dengan topik-topik yang disampaikan oleh praktisi geowisata berskala internasional. Melibatkan Jaringan Geopark Indonesia (JGI), Jaringan Geopark Asia Pasifik (APGN) dan Jaringan UNESCO Global Geopark di seluruh dunia. Festival yang akan dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan