Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bawaslu Tabanan Berharap Coklit Tidak Sekadar Seremonial
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bawaslu Kabupaten Tabanan menyoroti pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih yang dilakukan oleh KPU Tabanan dan dimonitoring oleh Ketua KPU Provinsi Bali pada Sabtu, 1 Agustus 2020.
[pilihan-redaksi]
Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tabanan I Ketut Nartha berharap, proses coklit tetap berjalan meski tidak ada pantauan oleh siapa pun.
“Jangan hanya seremonial saja. Coklit tadi kan dipersiapkan sebelumnya,” kata Ketut Nartha seusai acara Coklit oleh KPU Tabanan.
Di Tabanan ada 1.113 petugas pemutakhiran data pemilih yang diterjunkan untuk melakukan Coklit. Untuk monitoring Coklit oleh Ketua KPU Provinsi Bali di Tabanan dilakukan di tiga lokasi TPS 8 Desa Delod Peken, TPS 3 Desa Bongan dan TPS 4 Desa Bongan.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan mengungkapkan, jika pihaknya mulai mengalami kesulitan untuk melakukan penelusuran data pemilih. Karena pada era new normal masyarakat mulai jarang ada di rumah.
Masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mulai bekerja ini sulit ditemui kecuali pada malam hari. Sementara ada aturan dalam PKPU, bahwa coklit dilarang pada malam hari.
“Semoga ada rekomendasi dari Bawaslu terkait hal ini,” ujarnya.
Selain itu, Lidartawan ingin memastikan seluruh jajarannya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. "Kami tidak ingin petugas kami menjadi klaster baru penyebaran covid,” katanya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan