Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bayi Meninggal Karena Prosedur Rapid Test, Ini Klarifikasi RSAD Mataram
BERITABALI.COM, NTB.
Pihak RSAD Wira Bhakti Kota Mataram memberikan klarifikasinya atas berita dan kasus bayi meninggal dalam kandungan meninggal karena prosedur rapid test.
[pilihan-redaksi]
Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang ditemui usai apel Tiga Pilar di Lapangan Gajah Mada Polda NTB menegaskan, bahwa petugas medis di RSAD Wira Bhakti Mataram sudah menangani pasien sesuai prosedur.
"Dari keterangan tim medis kami di RSAD, mereka bertemu langsung dengan ibu ini (i Gusti Ayu Arianti), pada Selasa (18/8) pukul 07.30 wita," papar Danrem Ahmad Rizal Ramdhani.
Dijelaskan, pasien datang dalam kondisi baik. Oleh petugas ditanyakan keluhan yang dialami. Pasien menyampaikan bahwa dirinya mengalami keluar air ketuban sejak subuh.
"Saat ditanya petugas apakah masih ada keluhan lagi ( keluar air ketuban), dijawab oleh ibu itu tidak lagi," urai Danrem, tentang kronologi kedatangan I Gusti Ayu Arianti ke RSAD.
Ditanyakan juga kepada yang bersangkutan, dimana biasanya tempat memeriksakan kandungannya. Karena nama dokter kandungan yang disebut tidak berpraktek di RSAD, disarankan agar Gusti Ayu Arianti ke poli kandungan di RSUD Kota Mataram.
Namun sebelumnya petugas RSAD juga sempat menanyakan apakah yang bersangkutan sudah menjalani rapid test. Karena dijawab belum, petugas RSAD menyarankan agar rapid testnya dilakukan di Puskesmas saja. Disamping gratis juga untuk memudahkan proses rujukan.
"Yang bersangkutan tidak sampai lima menit di RSAD, setelah itu pergi," kata Danrem, meluruskan kronologi kejadian.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan