Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Bupati Giri Prasta: Ikan Jadi Indikator Kehigienisan Air di Saluran Irigasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung akan menjadikan saluran irigasi, sungai dan loloan sebagai tampak depan. Untuk itu masyarakat diajak agar selalu menjaga kebersihan dan kelestarian saluran irigasi, sungai dan loloan yang ada di lingkungannya.
“Kedepan semua aliran irigasi, sungai dan loloan yang ada di Kabupaten Badung akan kita tata sebagai tampak depan Masyarakat harus selalu menjaga kebersihan dan kelestarian aliran saluran irigasi, sungai dan loloan yang ada di lingkungannya masing-masing," kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang didampingi Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba saat melakukan peninjauan normalisasi saluran irigasi di wilayah Desa Munggu, Mengwi, Rabu (23/9).
Bupati Giri Prasta menyebutkan perlunya dilakukan langkah yang tepat serta efektif guna memperlancar pengairan lahan pertanian yaitu melalui normalisasi saluran irigasi. Karena adanya pendangkalan saluran air disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya endapan sedimentasi lumpur maupun tumpukan sampah.
"Apa yang kita lakukan hari ini sejalan dengan pembuatan bendungan di daerah hulu, dengan normalisasi merupakan momentum. Saluran air irigasi dapat berfungsi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan petani. Disamping itu untuk meminimalisir potensi terjadinya banjir, apalagi saat ini kita akan memasuki musim penghujan. Disamping itu saluran irigasi merupakan salah satu faktor penunjang dalam bidang usaha pertanian," tegasnya seraya menyampaikan bahwa saluran irigasi yang ada di Desa Munggu akan diberdayakan untuk memelihara ikan, bekerja sama dengan para pemuda dan pecinta lingkungan yang ada di wilayah desa tersebut.
Menurut Giri Prasta ikan bisa dijadikan sebagai indikator dalam mengukur kebersihan dan kehigienisan air yang mengalir di sebuah saluran irigasi maupun sungai.
"Apabila ikan bisa hidup dengan baik di saluran ini, berarti air yang mengalir di saluran irigasi ini memiliki tingkat kehigienisan yang bagus," ujarnya.
Dan untuk mendukung kelancaran kegiatan budidaya ikan di saluran irigasi subak yang ada di Desa Munggu, pihaknya akan membangun saringan air di hulu, tengah dan hilir saluran irigasi sehingga sampah yang ada di sungai bisa difilter dengan baik.
Setelah meninjau saluran irigasi, selanjutnya Bupati Giri Prasta didampingi Pekaseh Subak Kebon Made Wija meninjau jalan usaha tani (JUT) yang ada di wilayah subak tersebut. Dihadapan pekaseh dan krama subak, Giri Prasta menyampaikan komitmennya untuk membantu dan mendukung pembuatan jalan usaha tani dengan menggunakan beton precast guna menunjang kelancaran akses petani yang ada di Desa Munggu dalam membawa hasil produksi pertaniannya.
"Untuk memperlancar akses para petani dalam membawa hasil produksi pertaniannya, di tahun 2021 kita akan bangun jalan usaha tani selebar 2.5 meter dengan menggunakan beton precast. Dan kami pastikan subak ini akan tetap lestari karena untuk di Desa Munggu ada sekitar 200 hektar lahan, yang masuk kedalam pertanian berkelanjutan. Disini juga tidak boleh dilakukan pengembangan perumahan dan akses untuk perumahan juga tidak ada,” tegasnya.
Peninjauan turut dihadiri oleh Sekretaris Bapedda Kabupaten Badung I Ketut Wirawan, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Munggu Ketut darta, Bendesa Adat Munggu, tokoh masyarakat dan pemuda yang ada di Desa Munggu.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun