Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ibu Positif Covid-19 Tularkan ke Bayinya Usia 2 Bulan di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana sebulan terakhir mendapat perhatian serius jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sejumlah klaster muncul, terutama didominasi dari kegiatan adat, agama serta perkantoran.
Jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 langsung menggelar rapat koordinasi bertempat di Posko Gugus tugas Kantor BPBD Jembrana. Rapat dipimpin sekretaris daerah Kab Jembrana I Made Sudiada untuk mengambil penanganan terpadu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Turut hadir Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifudin Haruna, S.Sos, Wakapolres Jembrana Kompol IB Dedi Januartha, Kajari Jembrana diwakili oleh Kasi Datun I Kadek Wahyu Ardika, serta Asisten I Pemkab Jembrana, I Nengah Ledang.
"Posisi kita sangat sulit karena masyarakat sangat sensitif. Namun situasi kondisi dan penularan yang begitu cepat maka kita juga harus bergerak cepat. Kita diskusikan bersama terkait semua hal terkait langkah-langkah kedepan," ujar Sudiada.
Terkait regulasi yaitu Pergub dan Perbup semuanya sudah normatif. Namun diakui gugus tugas pelaksanaannya memang serba salah. Kedepan cara cara humanis dan edukasi akan dikedepankan. Namun tindakan tegas tetap diberikan karena untuk kebaikan bersama. Secara bertahap, pelanggaran pertama dan kedua bisa diberi sanksi berupa membaca sesuatu.
Sedangkan upaya menindaklanjuti arahan GTPP Provinsi Bali, menyiapkan tempat karantina / isolasi untuk kasus OTG dan orang dengan gejala ringan, di Kabupaten Jembrana telah ditetapkan Hotel Jimbarwana. Hotel itu dipilih sebagai tempat karantina itu sekaligus mengetatkan tracking yang selama ini telah dilakukan.
Terkait penambahan kasus, menurut jubir gugus tugas GTPP Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan ada terkonfirmasi sebanyak 5 orang lagi. Rinciannya ada dua orang dari kelurahan Pendek, 1 dari Lelateng serta dari Desa Yehembang dan Kelurahan Dauhwaru.
"Pasien dari Lelateng, laki-laki, 51 tahun. Awalnya suspek di RSU Negara, setelah swab hasilnya positif Covid-19, dan ditemukan pneumonia. Sementara yang dari Lendem juga ditemukan pneumonia, perempuan, 33 tahun, dalam kondisi hamil," papar Arisantha.
Hari ini Gugus Tugas Jembrana juga mencatat satu orang bayi berusia 2 bulan positif covid-19. Bayi ini merupakan kontak erat dari ibunya yang positif covid-19. Secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi di Jembrana mencapai 295 orang.
Sementara untuk angka kesembuhan sebanyak 204 orang. Hari ini RSU Negara kembali memulangkan dua pasien sembuh. Dua orang pasien yang sembuh itu seorang wanita PNS berusia 53 tahun dengan alamat di Kelurahan Pendem. Sementara satu lagi seorang laki laki usia 57 tahun asal Dauhwaru berprofesi sebagai petani. Sedangkan kasus kematian status terkonfirmasi sebanyak 6 orang.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan