Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Layanan PDAM Macet Karena Banjir, Ribuan Pelanggan Terdampak
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hujan deras yang menimbulkan bencana banjir di Tabanan juga berpengaruh terhadap layanan PDAM. Akibatnya ribuan pelanggan Perumda Tirta Amertha Buana atau PDAM Tabanan mengalami masalah distribusi air.
Gangguan distribusi air ini hampir terjadi di seluruh kecamatan, kecuali Kecamatan Baturiti dan Pupuan. Humas Perumda Tirta Amertha Buana, Budi Gunawan mengharapkan pelanggannya memaklumi situasi pasca bencana.
“Kami mohon pengertiannya. Sementara masyarakat agar bisa menampung air,” katanya, Senin, (12/10).
Masalah pada jaringan distribusi air Perumda Tirta Amertha Buana di Kecamatan Kerambitan terjadi di pompa instalasi pengolahan air Telaga Tunjung yang mati sekitar delapan jam.
Selain itu, rumah pompa di Batuaji tenggelam karena banjir, pipa di jembatan Yeh Malet putus karena longsor, pipa distribusi di daerah Serampingan putus karena longsor.
“Karena ini sekitar delapan ribu pelanggan terdampak,” ujarnya.
Unit pelayanan Bajera, Selemadeg karena pompa di instalasi pengolahan air Lalanglinggah dan Antap tidak bekerja selama delapan jam. Di Kecamatan Penebel sumber air di Riang Gede pompa tidak bekerja karena terdampak banjir. Ada dua pipa distribusi yang putus di Kecamatan Penebel.
Pelayanan di Kota Tabanan juga terganggu karena enam pipa di barat Terminal Kediri putus akibat tanah longsor dan membuat jalan putus.
“Di Kediri kami siagakan mobil tangki,” kata Budi.
Instalasi pengolahan air di Nyanyi juga tidak bisa bekerja dan pipa di jembatan Abiantuwung putus karena banjir.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3779 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1720 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang