Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gantung Diri, Kelihan Banjar di Payangan Sempat Beri Pesan di Status FB
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kelihan Banjar Bukian, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Made Yudana, gantung diri, Rabu (14/10) sekitar pukul 11.00 WITA. Pria usia 48 tahun ini nekat gantung diri di sebuah gubuk tengah sawah.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian bunuh diri ini terjadi setelah korban bersama perangkat Desa Bukian melakukan gotong royong. Menurut sepupu korban, I Wayan Kartawan, 48, sekitar pukul 07.00 WITA korban beraktivitas seperti biasa tanpa adanya kejanggalan.
Sebagai Kepala Dusun, selanjutnya korban berangkat ke kantor Desa Bukian untuk bersama- sama melaksanakan gotong-royong bertempat di rumah I Wayan Tapa yang beralamat di Banjar Bukian Kawan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan.
Selama gotong royong, menurut Perbekel Bukian I Made Junartha korban juga beraktivitas seperti biasa. Namun usai gotong royong, Perbekel Made Junartha terkejut membaca status korban di Facebook.
Dimana isinya menyampaikan permintaan maaf kepada teman, keluarga dan masyarakat. Korban juga meminta untuk diantar ke kuburan serta diharapkan untuk mengasuh anak-anaknya.
Curiga dengan status tersebut, Made Junartha pun mencoba mencari korban ke sawah di sebelah selatan kuburan Desa Adat Bukian. Setibanya di TKP ternyata, korban sudah dilihat mengantung dirinya pada sebuah balok lambang dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau dengan panjang sekitar 1,5 meter.
Kapolsek Payangan, AKP I Made Tama ketika dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan olah TKP. Diketahui, tali plastik yang digunakan untuk menggantung diri korban berwarna hijau dengan panjang 1,5 meter.
Posisi tubuh Korban pada saat gantung diri yaitu tubuh menghadap ke selatan, tinggi balok lambang 3 meter ke tanah. Dengan jarak antara balok lambang ke leher 50 cm dan jarak kaki ke tanah 1 meter. Pukul 13.00 WITA jenazah korban dibawa ke rumah duka dengan mengunakan mobil ambulance milik RS Payangan.
"Ya benar ada kejadian gantung diri. Murni merupakan bunuh diri, dimana dari hasil olah TKP dan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Korban," jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan