Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sekda Gede Suyasa Aklamasi Terpilih Ketua Kwarcab Buleleng 2020-2025
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sekda Buleleng Gede Suyasa secara resmi memimpin Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng, Bali masa bakti 2020-2025. Suyasa terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng di Ruang Rapat Unit IV, Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (17/10/2020).
Gede Suyasa terpilih sebagai Ketua Kwarcab Buleleng setelah seluruh perwakilan yang hadir pada Muscab secara musyawarah mufakat menyetujuinya. Setelah itu, Suyasa langsung dilantik di tempat yang sama.
Ditemui usai pelantikan, Gede Suyasa menjelaskan akan melanjutkan program-program dari pengurus sebelumnya yang sudah yang sudah bagus. Baik itu yang sudah dijalankan maupun yang sudah dirancang. Pengurus sebelumnya juga sudah mewujudkan Gedung Pramuka yang monumental dan bisa dimanfaatkan oleh Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada pengurus sebelumnya yang sudah bekerja keras dalam memajukan Gerakan Pramuka di Buleleng,” jelasnya.
Selain melanjutkan apa yang sudah diprogramkan dengan baik oleh pengurus sebelumnya, mantan Kepala Bappeda Kabupaten Buleleng juga akan menyesuaikan program-program dengan kondisi terkini. Seperti halnya pandemi covid-19. Anggota Gerakan Pramuka di Buleleng akan digerakkan dalam edukasi maupun penanganan covid-19.
“Kita juga tetap akan lakukan peningkatan kapasitas dan kemampuan anggota Pramuka melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan,” ucap Gede Suyasa.
Penyesuaian program dengan kondisi dan situasi terkini sejalan dengan apa yang menjadi arahan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng. Dimana, Agus Suradnyana meminta gerakan pramuka di Buleleng agar lebih adaptif. Utamanya terhadap situasi, kondisi, dan arus informasi yang ada saat ini.
“Karena saat ini, perkembangan dunia berjalan begitu cepat sehingga kita harus lebih menyesuaikan diri. Khususnya dalam setiap kegiatan Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Masyarakat Buleleng khususnya anggota Gerakan Pramuka tidak boleh kalah cepat dengan perkembangan zaman yang ada. Pergerakan yang cepat dibutuhkan pada era revolusi industri 4.0 ini. Adaptif terhadap arus-arus informasi yang bisa diserap. Anggota Gerakan Pramuka di Buleleng juga harus bisa terus bertransformasi pada kegiatan-kegiatan kepramukaan.
“Mengikuti era kekinian agar tidak kalah cepat dengan arus informasi dan teknologi yang ada,” tutup Agus Suradnyana.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun