Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Satgas Covid-19 Bali: Pariwisata Alam Direkomendasikan Untuk Dibuka
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Made Rentin menyampaikan pariwisata berbasis alam di Bali dimungkinkan atau direkomendasikan untuk dibuka.
Pembukaan pariwisata berbasis alam tersebut diharapkan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Rentin yang juga merupakan Ketua BPBD Bali mengungkapkan bahwa penegasan terkait rekomendasi pembukaan pariwisata berbasis alam dari satgas percepatan penanganan Covid-19 nasional sudah dikeluarkan sejak akhir agustus lalu. Dalam pembukaan pariwisata berbasis alam yang harus diutamakan adalah penerapan VDJ.
“Ada namanya protokol VDJ, ventilasi, durasi dan jarak. Kalau Ventilasi, karena dia sudah di alam terbuka, durasi sama jarak-jarak artinya kita memastikan para pengunjung tidak berkerumunan tetap mengatur jarak antara satu orang dengan orang yang lain,” kata Rentin saat kegiatan Simakrama Pariwisata Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru yang digelar di Buleleng pada Jumat (30/10) malam.
Rentin mengakui Satgas Covid-19 Bali mendorong kabupaten/kota di Bali melalui Dinas Pariwisata untuk segera membuka pariwisata berbasis alam. Langkah pembukaan pariwisata alam menjadi langkah yang realistis dan mungkin karena berada di alam. Apalagi jika dalam implementasinya dilapangan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan