Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gudang Kopi BUMDes di Tabanan Dibobol Warganya
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gudang kopi milik BUMDes Desa Pajahan di Banjar Tanah Sari, Desa Pajahan, Kecamatan Pupuan, Tabanan dibobol oleh dua warganya pada Senin (9/11).
Dua kuintal biji kopi kering raib dari gudang penyimpanan. Sekitar seminggu, jajaran Reskrim Polsek Pupuan baru berhasil mengungkap kasus tersebut.
Kapolsek Pupuan AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal adanya laporan dari warga Pajahan kalau gudang penyimpanan biji kopi kering milik BUMDes Desa Pajahan telah dibobol maling.
Dua dari enam kuintal biji kopi kering di gudang tersebut digondol maling.
"Maling masuk dengan cara merusak gembok pintu dan mengambil dua kuintal biji kopi kering ,” kata Kapolsek AKP Agus, Minggu (15/11).
Dijelaskan, kasus pembobolan gudang kopi BUMDes Pajahan ini diketahui sekitar pukul 05.30 WITA. Saat itu staf BUMDes I Gede Eka Saputra (40) datang ke gudang curiga karena kunci gembok pintu gudang rusak dan biji kopi berserakan.
Saksi kemudian memberitahu ketua BUMDes I Made Marsudi Cahyadi (37) yang langsung datang ke lokasi melakukan pengecekan. Dari pengecekan diketahui dua kuintal biji kopi kering telah hilang dari gudang.
Akibat kejadian tersebut BUMDes mengalami kerugian sekitar Rp 3,8 Juta dan melapor ke Polsek Pupuan. “Berdasarkan laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan di lapangan,” katanya.
Dari hasil penyelidikan, penyidik mendapatkan informasi, ada dua warga Pajahan yang diketahui bernama I Komang Edi Pratama dan I Gede Vedi Artayana menjual biji kopi kering pada pedagang di wilayah Singaraja.
Berdasarkan informasi tersebut, petugas mengamankan kedua pelaku dan keduanya mengakui telah membobol gudang BUMDes dan menjual biji kopi kering milik BUMDes.
“Kedua pelaku mengakui perbuatanya mencuri kopi di gudang BUMDes dan menjual di wilayah Singaraja,” jelasnya.
Dari keterangan kedua pelaku mereka masuk dengan cara merusak gembok pintu gudang dan mengambil dua kuintal biji kopi kering. Biji kopi kering diangkut dengan mobil Toyota Avanza Nopol DK 1356 XG dan langsung menjualnya ke pembeli di Singaraja.
“Kami sudah berhasil amankan barang bukti. Kami masih mengembangkan kasusnya,” ujar AKP Agus.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2739 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1961 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun