Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ketahanan Keluarga, Benteng Lindungi Anak dari Kekerasan dan Radikalisme
BERITABALI.COM, NTB.
Ketahanan keluarga menjadi benteng untuk melindungi anak-anak dan generasi mendatang dari aksi kekerasan dan radikalisme. Karena dari keluarga, akan lahir anak-anak yang soleh, kreatif, tidak mengedepankan egoisme dan mencintai tanah air.
Saat memberikan sambutan pada Forum Koordinasi Pelaksana Kebijakan Perlindungan Anak Korban Stigmatisasi dan Jaringan Terorisme di Hotel Golden Palace, Kamis (19/11), Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Hajah Sitti Rohmi Djalillah mengemukakan sejumlah alasan kenapa anak perlu dilindungi.
Pertama anak merupakan titipan Tuhan yang harus dijaga. Diberikan perhatian yang baik, serta dijauhkan dari tindakan kekerasan, apalagi terjerumus ke terorisme.
Dan alasan kedua anak perlu dilindungi adalah karena ada jaminan dari negara yakni Pasal 28B (2) UUD 1945. Bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
"Perlindungan, pemenuhan, penegakan hak asasi adalah tanggung jawab negara terutama Pemerintah. Karena anak mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang maka harus dicegah bila ada hal-hal yang dapat menggangu tumbuh kembang anak," lanjut Wagub, pada acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Bean KB NTB.
Bicara tentang ketahanan keluarga, kata Wagub Ummi Rohmi menjadi hal yang sangat penting. Di Provinsi NTB sendiri ada program Posyandu Keluarga yang memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga yang sehat dan tangguh.
Melalui Posyandu Keluarga, pemahaman masyarakat tentang ketahanan keluarga akan semakin baik. Karena ada edukasi tentang masalah-masalah lingkungan di desa masing-masing.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan