Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ketua DPD Nasdem Jembrana Meninggal Akibat Covid-19
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus kematian akibat covid-19 di Kabupaten Jembrana meningkat. Kali ini meninggal akibat terkonfirmasi covid-19 menimpa Ketua DPD Nasdem Jembrana I Made Dwi Masti.
Dari informasi yang dihimpun, Ketua Nasdem DPD Jembrana asal Lingkungan Pemedilan Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana ini diketahui sakit sejak 26 Desember 2020 lalu dengan diagnosis mengidap penyakit maag kronis dan kencing manis (diabetes).
Kemudian meninggal dunia pada Selasa (05/01/2020) malam dan setelah diswab hasilnya positif covid-19.
Saat ini jenazah almarhum masih dititipkan di Kamar jenazah RSU Sanglah sambil menunggu pihak keluarga untuk prosesi krematorium pada tanggal 11 Januari mendatang di Kabupaten Klungkung.
"Menurut info, beliau meninggal sekitar pukul 20.00 WITA dan rencananya akan di kremasi di Klungkung," kata Dewa Made Ataryana Sekretaris DPD Nasdem Jembrana.
Sementara Juru Bicara Satgas Covid19 Jembrana dr. Arisantha melalui via WA mengaku belum mendapatkan kabar yang valid terkait penyebab almarhum meninggal, informasinya memang terpapar covid-19.
"Ya kita juga mendapatkan info seperti itu, karena meninggalnya di RSU Sanglah kita belum mendapatkan data," kata Arisantha Rabu Siang.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun