Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bapak dan Anak Penyelenggara Tajen di Buleleng Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arena tajen di kawasan Dusun Sangambu Desa Madenan Tejakula Buleleng, diobok-obok pasukan Resmob Ditreskrimum Polda Bali, pada Kamis (14/1/2021).
Sebanyak 10 orang bebotoh diamankan dan 5 diantaranya berstatus tersangka. Selain itu, Polisi juga mengamankan bapak dan anak yang ikut menggelar tajen tersebut. Kini keduanya ditahan di rutan Mapolda Bali.
Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Djuhandani Raharjo Puro didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Syamsi, kelima orang tersangka itu masing-masing, GS (45) sebagai penyelenggara dan anaknya berinisial KEA (14) status pelajar.
Pelajar ini ditugaskan oleh bapaknya bertugas sebagai pemungut uang setoran. Kemudian, I Nyoman Redana (56) sebagai pekembar, I Ketut Mawan (38) dan Gede Monol (44) sebagai saye (wasit).
Dijelaskannya, pengerebekan ini dilakukan Resmob Ditreskrimum Polda Bali dipimpin Kanit Kompol Made Adhiguna, pada Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 13.00 WITA. Pengerebekan ini dilaksanakan terkait masuknya laporan masyarakat yang resah adanya tajen yang bisa menimbulkan kerumunan massa di tengah pandemi.
"Wabah Covid-19 saat ini sudah meroket di Bali. Untuk itu kami melakukan penindakan pendisplinan karena adanya kerumunan di arena tajen tersebut," tegasnya.
Dari pengerebekan arena tajen tersebut, tim Resmob menemukan adanya kerumunan massa dan diperkirakan berjumlah 300 orang. Terungkap, di arena tersebut digelar tajen besar-besaran.
"Dari penggerebekan kami mengamankan 10 orang dan setelah diperiksa 5 orang berstatus tersangka. Mereka sudah kami tahan," ujar Kombes Djuhandani.
Sementara barang bukti yang diamankan dalam penggerebekan itu yakni 35 ekor ayam aduan, satu terpal, blakas, spanduk pengumuman, handuk, lima gulung benang, 20 plaster, satu kurungan ayam, uang Rp6,9 juta.
Perwira melati tiga di pundak itu menegaskan para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian, Pasal 2 Undang-undang RI Nomor 7 Tahun 1974, Pasal 93 dan 9 Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan