Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Melihat wilayah Bali sedang dalam periode musim hujan maka, potensi hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang masih dapat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Menurut Prakirawan BBMKG WIlayah III Badung, Kadek Setiya Wati, saat dihubungi Jumat (5/4) di Denpasar tetap mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditiimbulkan oleh cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, sambaran kilat atau petir.
"Secara umum musim hujan dapat berlangsung hingga bulan Maret. Karena jika dilihat wilayah Bali masih dalam periode musim hujan. Dimana angin monsun Asia dominan dan kelembaban udara yang tinggi di sekitar wilayah Bali, sehingga potensi hujan lebat masih dapat terjadi di Bali," sebutnya.
Dia menjelaskan kondisi hujan disertai angin kencang yang terjadi pada 3 Februari 2021 lalu disebabkan karena terjadi pertemuan dan perlambatan angin di perairan selatan Bali yang mendukung pertumbuhan awan konvektif yaitu awan CB. Dimana, awan jenis ini dapat menimbulkan terjadinya hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas kelautan agar waspada karena adanya potensi kenaikan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter di perairan utara maupun selatan Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan