Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Melihat wilayah Bali sedang dalam periode musim hujan maka, potensi hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang masih dapat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Menurut Prakirawan BBMKG WIlayah III Badung, Kadek Setiya Wati, saat dihubungi Jumat (5/4) di Denpasar tetap mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditiimbulkan oleh cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, sambaran kilat atau petir.
"Secara umum musim hujan dapat berlangsung hingga bulan Maret. Karena jika dilihat wilayah Bali masih dalam periode musim hujan. Dimana angin monsun Asia dominan dan kelembaban udara yang tinggi di sekitar wilayah Bali, sehingga potensi hujan lebat masih dapat terjadi di Bali," sebutnya.
Dia menjelaskan kondisi hujan disertai angin kencang yang terjadi pada 3 Februari 2021 lalu disebabkan karena terjadi pertemuan dan perlambatan angin di perairan selatan Bali yang mendukung pertumbuhan awan konvektif yaitu awan CB. Dimana, awan jenis ini dapat menimbulkan terjadinya hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas kelautan agar waspada karena adanya potensi kenaikan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter di perairan utara maupun selatan Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2503 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun