Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Jelang Tumpek Landep, Konsumen Jasa Cuci Mobil Membludak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jasa cuci mobil banyak diincar konsumen menjelang Tumpek Landep yang akan berlangsung pada Sabtu (13/2/2021) besok.
Saat kebanjiran konsumen seperti sekarang, justru para pelaku usaha jasa cuci mobil maupun sepeda motor tidak menaikkan tarif sehingga pelanggan tetap antusias. Bahkan ada yang datang dari luar daerah, seperti pengakuan pelanggan asal Desa Yeh Embang ini.
"Dimana - mana tempat cuci mobilnya penuh, saya sudah sempat datang di pagi hari namun di tempat ini saya dapat celah," ujar Komang Suparta, pengemudi hasil bumi di wilayah Jembrana, dikutip dari beritajembrana.com.
Sementara itu Aldo, pemilik jasa cuci mobil tanpa nama ini, mengaku mengalami peningkatan jumlah konsumen sampai tiga kali lipat dalam momen seperti ini.
Untuk menyiasati pelayanan pihaknya tidak menambah jam operasional, hanya saja menambah jumlah tenaga kerja yang biasanya 3 orang menjadi 5 orang.
"Saat Tumpek Landep order untuk cuci mobil sangat ramai hingga tiga kali lipat. Biasanya hari biasa 5 mobil, sekarang bisa sampai 15 mobil. Untuk tarif masih sama Rp 50.000 per mobil," ujar Aldo pemilik jasa cuci mobil yang beralamat di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Yeh Sumbul, Mendoyo, Jembrana saat ditemui pada Jumat (12/2/2021).
Tidak hanya usaha cuci mobil yang kebagian rezeki, namun pedagang lain di sekitarnya juga menikmati. Seperti tampak pada warung bakso yang sebagian besar pelanggannya berasal dari konsumen cuci mobil atau motor tersebut.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan