Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemangku di Campuhan Belum Tahu Peristiwa Dugaan Aksi Asusila Oknum Sulinggih
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dugaan aksi pelecehan seksual oleh oknum Sulinggih tak pengaruhi aktivitas spiritual di Campuhan Tampaksiring, Gianyar.
Sejumlah pemangku tampak siaga di sekitar Campuhan. Ida Bagus Aji Mangku Nyoman Oka saat ditemui Selasa (16/2) mengatakan hampir setiap hari, lokasi ini ramai dikunjungi masyarakat.
"Untuk nunas tirta, matur piuning melukat, atau sekedar mandi. Ada saja setiap harinya," ujarnya.
Terkait dugaan aksi cabul oknum Sulinggih tersebut, Jro Mangku justru mengaku tidak tahu menahu. "Gimana kejadiannya? Kapan, Sulinggih siapa itu, darimana?," ujarnya balik bertanya.
Setelah dijelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar bulan Juli 2020 lalu, bertepatan saat hari suci Saraswati, Ida Bagus Aji Mangku sontak terkejut. Terlebih mengetahui bahwa oknum Bhagawan tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, Ida Bagus Aji Mangku sungguh menyayangkan.
"Kenapa kok berbuat seperti itu? Kalau niatnya baik kesini, semestinya ada pemberitahuan terlebih dahulu," ujarnya.
Namun melihat waktu kejadian sekitar 6 bulan lalu, Ida Bagus Aji Mangku kembali berpikir. Sebab saat kejadian, Campuhan memang belum dikelola seperti saat ini.
"Lokasi ini baru dikelola sekitar 4 bulan lalu, Oktober 2020. Tyang juga baru 4 bulan diaktifkan siaga disini. Menghaturkan banten dan mengarahkan orang yang mau melukat," jelasnya.
Jika aksi tersebut benar terjadi, Ida Bagus Aji Mangku pun meminta oknum Sulinggih tersebut datang kembali untuk meminta maaf lanjut menggelar upacara pembersihan secara niskala.
"Kalau itu terjadi, berarti ada yang membuat leteh tempat ini. Harus disucikan," jelasnya.
Namun apa jenis upakaranya, Ida Bagus Aji Mangku mengaku perlu melakukan pembahasan dengan pihak terkait. Dalam hal ini Desa Tampaksiring selalu pengelola melalui Bumdes, Desa Adat, termasuk PHDI setempat. "Pastinya akan dibahas terlebih dahulu," ujarnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan