Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kebiasaan Begadang Bikin Rentan Alami Depresi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seperti yang diketahui, tidur cukup sangatlah penting untuk kesehatan, baik secara fisik dan mental. Sebaliknya, sering begadang dan kurang tidur akan mengganggu siklus bangun-tidur alami tubuh, yang nantinya akan memberi efek samping kesehatan jangka panjang,
Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal npj Digital Medicine menunjukkan bahwa jadwal tidur yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko depresi. Demikian dilansir dari The Health Site.
Untuk penelitian tersebut, tim menggunakan data yang dikumpulkan melalui perangkat yang dapat dikenakan untuk melacak peserta yang tidur. Para partisipan juga melaporkan suasana hati mereka sehari-hari di aplikasi smartphone dan diuji tanda-tanda depresi setiap tiga bulan.
Lebih dari 2.100 dokter karir awal secara sukarela mengikuti penelitian yang berlangsung selama lebih dari satu tahun.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang sering begadang, atau tidur paling sedikit, memiliki skor lebih tinggi pada gejala depresi dan lebih rendah pada suasana hati sehari-hari.
Penelitian juga mengungkapkan bahwa orang begadang lebih cenderung memiliki gula darah tinggi, yang dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit kardiovaskular dan kerusakan ginjal, selain menyebabkan masalah sementara seperti kelelahan dan sakit kepala.
Kini orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu di Netflix dan media sosial lainnya sehingga jam tidur turun secara drastis. Banyak penelitian lain telah mengaitkan tingginya durasi dan frekuensi penggunaan media sosial dengan peningkatan risiko kondisi mental seperti depresi, kecemasan, kesepian, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri.
Tidak hanya itu, cahaya biru yang dipancarkan dari layar gadget dapat mengganggu kesehatan Anda. Paparan sinar biru yang berlebihan dari waktu ke waktu dapat menyebabkan kerusakan sel retinal yang dapat menyebabkan masalah penglihatan, katarak, serta kanker mata.
Ini juga dapat membuat Anda lebih sulit untuk tertidur atau tetap tertidur. Maka dari itu, hindari gadget setidaknya dua jam sebelum waktu tidur untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak dan melindungi kesehatan mental Anda.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun