Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Iuran BPJS Nunggak Dikenakan Denda Pelayanan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Karangasem yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mandiri wajib mengetahui tentang adanya denda pelayanan apabila sampai menunggak pembayaran premi.
BPJS Kesehatan sendiri sebenarnya tidak kenakan denda tunggakan kepada peserta penunggak pembayaran. Hanya saja para penunggak tersebut nantinya meski sudah melunasi akan tetap dikenakan denda yaitu denda pelayanan.
Kepala BPJS Cabang Klungkung, dr. Endang Triana Simanjuntak saat ditemui di Karangasem pada Rabu (24/02/2021) menjelaskan, denda pelayanan ini hanya berlaku bagi peserta yang rawat inap saja.
Untuk denda pelayanan sendiri akan berlaku selama 45 hari setelah kartu kembali diaktifkan atau setelah pelunasan tunggakan. Denda pelayanan tersebut dihitung sebesar 5 persen dari total biaya pelayanan dikalikan dengan berapa bulan lamanya tunggakan.
"Ini bukan denda iuran ya, tetapi ada yang namanya denda layanan. Denda ini dikenakan bagi peserta yang sempat nunggak kemudian karena mau dipakai lalu melunasi tunggakan dan mengaktifkan kembali kartu, kartu bisa aktif hari itu juga namun apabila peserta menggunakan kartu dalam kurun waktu tersebut dan sampai dirawat inap maka dikenakan denda pelayanan," ujarnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2350 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan