Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sidak, Bupati Tamba Temukan Warga Isolasi Mandiri Tercecer Belum Dapat Bantuan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Adanya permasalahan warga yang sedang isolasi di Desa Batuagung yang belum mendapatkan bantuan sembako, akhirnya terungkap saat Bupati Jembrana Nengah Tamba melakukan sidak usai ke sejumlah posko PPKM, Senin (01/03/2021).
Ia mewanti-wanti jika ada sejumlah warga di Desa Batuagung Kecamatan Jembrana yang menjalani isolasi mandiri tercecer dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Untuk itu Bupati Tamba langsung merespon permasalahan tersebut dengan menyerahkan bantuan berupa paket sembako terdiri dari Beras, mie instan, minyak Goreng serta Gula Pasir diberikan kepada 14 orang penerima yang merupakan warga terdampak covid-19 dan diharuskan menjalani isolasi mandiri di rumah. "Saya mendengar laporan bahwa ada warga Desa Batuagung yang belum mendapatkan bantuan sembako, hari ini saya pastikan warga yang tercecer sudah mendapatkan paket sembako,” ujar Tamba.
Sementara Perbekel Desa Batuagung I Nyoman Sudarma mengatakan, pemberian sembako ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan dan mengikuti rambu-rambu antisipasi serta protokol kesehatan cegah virus Corona atau Covid-19. Bantuan ini merupakan program perlindungan sosial dan ekonomi akibat dampak covid 19.
“Kami sangat senang dan terima kasih kepada Pemkab Jembrana yang sudah memberikan bantuan kepada kepada kami yang sedang mengalami kesusahan akibat virus corona ini,” ungkap Sudarma.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan