Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bantu Pemulihan Tubuh Usai Vaksinasi Covid-19, Ini Jenis Makanan yang Disarankan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sesuai dengan anjuran Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), seseorang mungkin mengalami beberapa efek samping dari penyuntikan vaksin COVID-19.
Menurut para ahli, efek samping ini adalah akibat dari peradangan yang terjadi di dalam tubuh Anda. Tubuh Anda bereaksi terhadap protein lonjakan dan bekerja untuk melawan infeksi yang dirangsang. Demam, nyeri lengan, nyeri tubuh adalah beberapa gejala umum saat sistem kekebalan Anda melawan sesuatu.
Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan penambah kekebalan untuk mendukung pemulihan yang cepat. Sangat disarankan untuk memiliki makanan yang memiliki kandungan air tinggi.
CDC merekomendasikan untuk mengonsumsi banyak air, karena cairan penting untuk pemulihan setelah mendapatkan vaksin COVID-19. Ini berarti makanan anti-inflamasi yang dapat menghidrasi Anda dapat sangat membantu pemulihan.
Jika Anda merasa tidak enak badan setelah mendapatkan vaksin COVID-19, sup kaldu seperti sup ayam, sup tomat kental, atau sup kaldu sederhana sangat bagus untuk Anda. Jika sup Anda memiliki makanan peningkat kekebalan lainnya seperti kangkung, kacang-kacangan, lentil, kentang, brokoli, itu lebih baik.
Jika Anda bukan vegetarian dan harus memilih sup setelah mendapatkan vaksin COVID-19, sup ayam adalah pilihan terbaik Anda.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2828 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2040 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun