Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Protes Warga, Jalan Berlubang 'Disewakan Buat Ternak Cupang'
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Di era media sosial seperti sekarang, cara protes warga pun beragam. Salah satunya unggahan selebgram sekaligus influencer @fahmiadimara asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini.
Sebal dengan banyaknya jalan berlubang di kotanya, Ia mengunggah sebuah foto unik protes warga terkait banyaknya jalan berlubang di daerahnya.
Foto papan di tengah jalan itu bertuliskan 'Hati - hati monggo kolam renang mini yang minat. Disewakan ternak Cupang'. Foto ini kemudian diunggah ke akun Instagramnya dengan caption foto berada di daerah Waru, Kabupaten Sidoarjo.
Dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, papan sindiran ini dipasang di jalanan berlubang yang rusak parah. Sementara di sekitar jalanan rusak tampak sejumlah pengedara melintasi jalanan dengan pelan - pelan.
Influencer Fahmi Adimara mengaku sedih karena tidak ada solusi mengenai kerusakan jalan raya itu. Beberapa jalan raya yang mengalami kerusakan hanya ditambal sulam dengan permukaan tidak rata dan membahayakan roda dua.
"Sudah tidak ada lagi solusi, perbaikan harus segera dilakukan dibeberapa titik yang mempunyai intensitas kendaraan dalam jumlah tinggi. Kalau pun harus di tambal ini juga akan berakibat pada bahayanya pengguna roda dua karena ban motor sering selip jika permukaan jalan tidak rata," ujar selebgram dan influencer travel tersebut.
Pemuda inspiratif Kabupaten Sidoarjo itu juga mengomentari sistem digitalisasi yang ada di Sidoarjo belum berjalan dengan baik dan terkesan main-main saja.
"Ya seperti akun sosial media Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus lebih dijalankan lagi. Ini sudah waktunya pemerintah daerah bisa merangkul para generasi muda untuk turut serta membangun Sidoarjo," kata Fahmi saat dihubungi melalui telepon pada Senin pagi (8/3/2021).
Ia juga berharap bahwa sosial media, website dan aplikasi yang terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo seharusnya bisa dijadikan tempat aduan masyarakat jika ada yang ingin melaporkan supaya lebih mudah dan tidak ribet lagi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan