Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Harga Cabai di Pasar Tradisional Bali Tembus Rp120 Ribu per Kg
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dari survei pemantauan harga dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Minggu pertama Maret 2021 mencatat beberapa komoditas mengalami kenaikan harga mulai, cabai rawit merah, daging babi, dan bawang merah.
"Tingginya harga cabai rawit merah menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1943 akan menjadi salah satu pemicu inflasi pada Maret 2021. Untuk harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Bali saat per kilogram sudah di atas Rp120 ribu," jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda, Selasa (9/3) di Renon, Denpasar.
Agar potensi inflasi disebabkan cabai rawit merah tidak semakin tinggi tentu dari sisi "demand" atau permintaan dikurangi dengan mengganti jenis cabai misal cabai rawit hijau yang harganya tidak begitu tinggi.
Saat demand turun tentu harga otomatis akan turun. Selain itu, dengan menambah pasokan. masyarakat dapat melakukannya dengan mulai turut menanam cabai rawit merah dengan memanfaatkan halaman rumah maupun lahan kosong.
"Logikanya, dengan menambah pasokan di setiap halaman rumah, masyarakat tidak perlu lagi membeli ke pasar, sehingga harganya pun berangsur-angsur akan turun," ujarnya.
Dirinya menambahkan, dalam kondisi saat ini kerja sama antar daerah baik, antar provinsi, kabupaten atau kota penting dilakukan guna memenuhi pasokan cabai rawit di Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2503 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun