Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tebing Longsor Tutupi Setengah Badan Jalan
BERITABALI.COM, NTB.
Tebing di pinggir Jalan di Dusun Teluk Waru Selatan, Desa Labuhan Tereng, Kecamatan Lembar longsor. Kejadian longsor tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.10 WITA, Senin (8/3).
Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo mengatakan, akibat longsor yang terjadi di Jalan Raya Teluk Waru menutupi setengah badan jalan.
“Batu gunung yang jatuh hingga menutupi setengah badan jalan, sehingga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya, Selasa (9/3).
Saat ini pihaknya telah mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jajaran Polres Lobar pun memberikan peringatan kepada pengguna jalan yang melintas.
“Tindakan pertama yang dilakukan, memberikan tanda berupa Traffic Cone dan memberikan pembatas berupa garis polisi, sebagai penanda bagi pengendara yang melintas, agar lebih berhati-hati,” imbuhnya.
Menurutnya, selain berhati-hati terhadap longsoran yang menutupi bahu jalan, kondisi tanah di sekitar lokasi longsor ini, tidak dapat diprediksi.
“Selain memberikan pembatas dan tanda peringatan, personel Polres Lobar mulai membersihkan bebatuan di jalan, dengan menggunakan alat seadanya,” terangnya.
Untuk tindak lanjutnya, Bagus menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Lobar, untuk dilakukan tindakan membersihkan sisa longsor secara menyeluruh.
“Jalan raya masih bisa dilalui, namun harus tetap berhati-hati, sehingga tidak sampai dilakukan penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas,” pungkasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang