Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Minum Air Jeruk, Juragan Bawang Merah Pingsan, Duit Rp40 Juta Raib
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kisah nahas dialami Edi Purwanto, juragan bawang merah di Kabupaten Mojokerto pada Selasa (16/3/2021). Edi ditemukan tergeletak tak sadarkan di pinggir jalan dan duit Rp40 juta raib, setelah diberi minum air jeruk.
Kejadian ini terjadi di Jalan Kahuripan Dusun Joko Dayoh, Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Dia ditemukan dua warga yang kemudian melaporkannya kepada anggota Satlantas Polres Mojokerto dan diteruskan menghubungi petugas dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Mojokerto.
Adik korban, Arifin mengatakan, uang senilai Rp40 juta yang dibawa kakaknya tersebut ditaruh di tas pinggang milik korban.
“Tidak ada yang tahu karena korban sendiri juga tidak sadar. Tahu-tahunya dia tidak sadar, tadi saya ditelepon disuruh ke sana. Pas saya ke sana, dia sudah di dalam ambulans tapi sudah sadar,” katanya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Selasa (16/3/2021).
Arifin yang juga Kepala Desa (Kades) Watukenongo mengemukakan, korban Edi tercatat sebagai Warga Dusun Jetak, Desa Watu Kenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Edi dikenal sebagai juragan bawang merah dan saat kejadian, hendak mengambil barang komoditas tersebut di daerah Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
“Tidak ingat dia, tidak tahu persis. Katanya bawa uang Rp40 juta lebih dan ditaruh di dalam tas pinggang, tasnya hilang. Tidak tahu, saya tanya tidak tahu. Dia mau bayar bawang, ke sana mau ambil barang. Dia pakai sepeda motor, kondisinya masih lemas,” ujarnya.
Meski begitu, dia belum menanyakan secara langsung kepada korban karena kondisinya yang lemah. Namun dari pengakuan korban kepada istrinya, Edi diberi minum rasa jeruk oleh orang tak dikenal. Akan tetapi, korban lupa diberikan minuman di daerah mana.
“Katanya ada yang kasih minuman seperti jeruk, pas bicara sama istrinya. Dikasih dimana kurang paham saya. Kalau nanti dia sudah enak saya tanya, kata dokter kondisinya baik tapi memang dia punya diabetes. Belum lapor karena kronologi yang tahu dia, menunggu sehat dulu,” tegasnya.
Edi sendiri diduga menjadi korban pembiusan orang tak dikenal, setelah diberikan minum minuman rasa jeruk oleh tiga orang asing.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan