Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kronologi Pembunuhan Pemandu Karaoke, Kisah Asmara Berujung Maut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pembunuhan pemandu karaoke, Setia Nurmiati (21) warga Wagir, Kabupaten Malang bermula dari permasalahan asmara. Korban cemburu melihat mantan pacar, berinisial W (34) warga asal Kabupaten Tuban, yang sedang asik berduan dengan perampuan lain di dalam truk, Selasa dini hari (23/3/2021).
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menjelaskan, meski korban mengungkapkan kecemburuannya, pelaku W tak menggubris. Bahkan langsung tancap gas truk yang dikemudikan hingga menabrak Ayu.
"Karena menghindari cekcok, makanya langsung digas (truknya) dan meninggalkan (Ayu)," katanya, Kamis (24/3/2021).
Ayu ditinggal dengan kondisi terkapar di pinggiran jalan. Diketahui korban alami retak tulang rusak dan saraf otak pecah hingga pendarahan.
Sebelum tragedi itu, korban dan pelaku diketahui memang mempunyai jalinan asmara. Bahkan pernah hidup serumah di kawasan Pakisaji. Diduga berselisih paham, keduanya akhirnya pisah. "Jadi tersangka I (W) ini sudah pernah tinggal serumah di sebuah kos-kosan di Pakisaji. Tapi berpisah karena tidak nyaman karena sering berdebat dengan Ayu," tutup Hendri.
Korban sebenarnya masih hidup saat ditemukan inisial AD alias Dalbo (28) warga Kepanjen Kabupaten Malang. Namun, bukannya segera dibawa ke rumah sakit, Dalbo yang mabuk itu malah merudapaksa Ayu kemudian ditinggal pergi. Dalbo saat itu memang sengaja dihubungi inisal W dengan maksud agar mengecek kondisi korban usai ditabraknya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan