Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
4 Orang Diduga Jaringan JAD Ditangkap Densus 88
BERITABALI.COM, NTB.
Densus 88 Mabes Polri di-"backup" Brimob Polda NTB menangkap empat orang jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima.
Empat orang yang ditangkap ini berinisial B, M, S, dan H. Keempatnya ditangkap di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima dan Pasar Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima pada Minggu (28/3).
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto membenarkan penangkapan tersebut. “Ya benar,” ungkap Artanto, Senin (29/3).
Terkait posisi keempat pelaku, Artanto menyebut bahwa saat ini diamankan di Mako Polda NTB. Rencananya keempat orang bakal dibawa ke Jakarta Senin (29/3) ini.
Untuk lebih jelasnya mengenai penangkapan ini, Artanto belum bersedia memberi keterangan. Sebab penangkapan ini ditangani oleh Densus 88. “Nanti Div Humas Polri yang akan memberi penjelasan,” ujarnya.
Seperti disampaikan oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dikutip melalui siaran langsungnya pascaperistiwa itu terjadi, mengatakan bahwa polisi menangkap empat orang tersangka jariangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima, NTB.
“Pasca bom Makassar tersebut, Polri juga telah menangkap empat orang tersangka terorisme kelompok JAD Bima, NTB,” ujar Listyo Minggu (28/3).
Kejadian tersebut dilakukan oleh dua tersangka. tersangka pertama L didapat dari sidik jari identik. “Sedangkan tersangka kedua masih diidentifikasi,” katanya.
Menurutnya, L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan pengeboman Gereja Katedral di Filipina pada peristiwa Januari 2018 silam. Adapun keempat orang yang diduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima yakni berinisial HPR, warga RT 4/RW 01 Kelurahan Penatoi, Kota Bima ditangkap di Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.
SY (47 tahun) warga RT 01/RW 01 Sape Lanta, Kabupaten Bima. Ditangkap di Sape Lanta. BR (26 tahun) Warga Desa Kole, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, dan berdomisili di Kos Lacindo RT 11 / RW 03 Pena Toi ditangkap di Bolly Sel Store Kelurahan Monggonao Kecamatan Rasana’e Barat Kota Bima. Dan, MH alias Mamat (32 tahun) asal Desa Rabakodo, Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Ditangkap di pasar Ama Hami.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan