Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tiga Penambang Emas Ditemukan Tewas, Diduga Keracunan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tiga orang pria ditemukan tewas. Ketiga korban Paisal (38), Maulud (28) dan Imron (35). Mereka merupakan penambang emas tanpa izin di tepi sungai Desa Simpang Parit, Kabupaten Merangin, Jambi.
Kapolsek Sungai Manau, Iptu Karto membenarkan tiga orang tewas di lubang tambang. Mereka diduga keracunan udara yang bercampur dengan asap mesin (CO2) sehingga kekurangan oksigen.
"Ya benar ada, ketiga korban warga desa yang berbeda namun satu pekerja tambang emas ilegal," katanya, dilansir digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (31/3/2021).
Awalnya korban menambang emas di simpang parit. Lubang tambang yang begitu dalam membuat korban penasaran. Saat satu orang korban bernama Paisal mengecek ke dalam, langsung tewas karena keracunan.
"Awalnya satu orang tewas di dalam lubang tambang dan saat korban bernama Imron penasaran dengan teman yang tidak muncul-muncul dari dalam lubang tambang, Imron mengecek ke dalam lubang namun langsung tewas," ujarnya.
Saat dua orang tewas di dalam lubang tambang emas, korban Maulud menyusul melihat ke dalam tambang. Namun, saat turun juga ikut tewas di dalam lubang.
"Ketiga penambang emas ilegal tewas seketika karena keracunan di dalam lubang tambang," ungkapnya.
Rekan korban mengetahuinya langsung melapor kepada warga, dan dengan depat membantu mencari korban di dalam lubang tambang emas.
"Kalau kejadian tiga orang tewas tepat Senin, 29 Maret 2021, sekitar pukul 09.00 WIB dan saat warga rekan korban mengetahui langsung melapor ke warga dan senin siang, langsung dilakukan pencarian dengan cara menyedot air pakai mesin sebanyak 7 mesin namun tidak berhasil," kata Karto.
Selasa dini hari para rekan penambang dan warga mencoba menambah mesin penyedot air sebanyak satu mesin dan dengan total 8 mesin penyedot air.
Masyarakat terus berusaha mengeringkan air dari dalam lubang dan saat kering. Pada Selasa sekitar pukul 13.30 WIB, tiga korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Setelah itu diangkat dan langsung dibawa ke rumah duka masing-masing untuk dikebumikan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan