Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Remaja Tawuran Saat Ngabuburit Jelang Buka Puasa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Video tawuran sejumlah remaja di Mojokerto, Jawa Timur, viral di media sosial sejak kemarin sore, Rabu (21/04/2021). Video berdurasi 30 detik ini beredar di grup-grup WhatsApp (WA).
Perekam video diduga mengambil gambar di depan pabrik PT Yakult Persada kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) Dusun Jarang Sari, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Dalam video tersebut terlihat sejumlah pengendara sepeda motor mengeber sepeda motornya di jalanan pabrik yang saat itu banyak kerumunan pemuda. Aksinya itu jelas memantik kemarahan pemuda lain yang sedang berkerumun.
Tak berselang lama sejumlah pengenadra mengejarnya lalu ada yang terjatuh dan tawuran pun tak bisa dihindarkan.
"Iiih…. Ga wani aq (Iiih… Ga berani aq, red)," terdengar suara dari video yang diduga merupakan yang mengambil video dari dalam sebuah mobil.
Dalam video tersebut tertulis video diambil di PT Yakult Persada.
"Saya dapat dari story WA teman, seperti sudah banyak dibagikan. Kejadiannya katanya tadi sore, di Ngoro," ungkap salah satu warga kepada Beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (21/4/2021).
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar mengaku, baru mendapatkan video tersebut.
"Saya baru dapat ini (rekaman video). Sedang saya komunikasikan dengan Kapolsek (Kapolsek Ngoro) Mbak. Saya belum dapat konfirmasi dari Kapolsek," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan