Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Temuan Tulang Belulang Dipastikan Komang Ayu, Upacara Penguburan Berlangsung Sore Ini
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jenazah berupa tulang belulang yang ditemukan di Tukad Petanu wilayah Banjar Dukuh Griya, Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring dipastikan Ni Komang Ayu Ardani, 37.
Hal itu dikenali dari celana yang dikenakan oleh korban pasca kecelakaan lalu lintas masuk jurang, 18 Maret 2021 lalu. Keluarga sepakat tidak melanjutkan untuk dilakukan otopsi. Terhadap jenazah korban langsung dikuburkan di Setra Desa Adat Siangan, Kecamatan Gianyar, Kamis (29/4) pukul 17.00 WITA sore ini.
"Dijemput dari RS Ari Canti, dengan mobil ambulans langsung ke Setra. Tidak singgah ke rumah duka," jelas ipar korban, I Wayan Sumirat saat ditemui.
Jenazah ibu dua orang anak asal Banjar Teruna, Desa Siangan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar itu akan dikuburkan berdampingan dengan ibu mertuanya yang juga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang mereka alami di Jembatan Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar, tanggal 18 Maret 2021 lalu.
Upacara penguburan tetap dilakukan meskipun bagian tubuh korban seperti jemari tangan dan kaki serta kepala belum ditemukan.
Kata dia, kecil kemungkinan organ tubuh lainnya ditemukan sehingga atas pertimbangan tersebut pihak keluarga memutuskan untuk langsung melakukan upacara terhadap kerangka tubuh korban yang telah ditemukan.
"Dan karena meninggalnya salah pati, butuh waktu sekitar 3 tahun baru bisa diaben," imbuhnya.
Kendatipun demikian, pihak keluarga belum sempat nunasin ke orang pintar (balian-red) atas penemuan kerangka tubuh Ardani tersebut. Yang terpenting saat ini, kata dia pihak keluarga tengah fokus melakukan upacara terhadap kerangka tubuh korban.
Lebih lanjut dirinya mengatakan jika kondisi psikologis suami korban I Kadek Sumansa dan sang anak yang ikut dalam kecelakaan lalu lintas itu, Putu Kevin, kini dalam kondisi baik.
"Mungkin anaknya sudah tahu (ibunya meninggal dunia), tapi saya tidak mempertanyakan itu kepada keponakan saya, agar dia tidak syok," lanjut Sumirat sembari mengatakan jika selama ini korban Ardani bekerja di salah satu restoran.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan