Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
70 Pemudik Nakal Diminta Putar Balik di Padangbai
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tiga hari berjalan sejak larangan mudik mulai diberlakukan, petugas pos penyekatan maupun pos terpadu pengamanan lebaran di Pelabuhan Padangbai telah mengembalikan puluhan pemudik nakal ke tempat asalnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, hingga saat ini Minggu (09/05/2021) sejak diberlakukannya larangan mudik pada Kamis (06/02021) lalu, setidaknya petugas telah mengembalikan sekitar 70 orang pemudik yang mencoba menyebrang di Pelabuhan Padangbai.
Berbagai cara dan upaya dilakukan oleh para pemudik nakal agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas, mulai dari berpura - pura menjadi kernet truk hingga nyelip diantara penumpang yang membawa surat ijin jalan dari instansi terkait yang dikecualikan.
Meski demikian, dengan penjagaan dan pemeriksaan secara ketat, pemudik nakal tanpa dokumen yang disyaratkan tersebut berhasil dicegat dan seluruhnya dikembalikan ke tempat asal mereka masing - masing.
"Kami disini menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada demi mencegah penularan Covid-19," kata Kapospam Lebaran, Pelabuhan Padangbai, AKP. Dwi Susila kepada awak media.
Sementara itu, untuk hari ini saja, Minggu (09/05/2021) petugas telah mengembalikan sekitar 7 orang pemudik nakal. Mereka dipulangkan lantaran persyaratan yang ditunjukkan tidak sesuai kriteria yang dikecualikan dalam masa pelarangan mudik lebaran tahun ini.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan