Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
7 Warga Tewas Disapu Badai Tornado, Ratusan Jiwa Luka-Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Badai Tornado yang melanda wilayah tengah dan timur China pada Jumat (14/5) hingga Sabtu merenggut tujuh nyawa warga dan melukai ratusan lainnya.
Tornado yang memporak-porandakan dua distrik di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, pada Jumat (13/5) malam telah menyebabkan enam warga tewas dan 218 lainnya mengalami luka-luka.
Biro Penanganan Darurat Kota Wuhan, Sabtu, mencatat tornado terjadi pada Jumat malam pukul 20.39 waktu setempat (19.39 WIB) dengan kecepatan angin rata-rata 23,9 meter per detik.
Cuaca ekstrem tersebut berlanjut hingga Sabtu pagi pukul 04.00 yang menyebabkan 85 rumah warga roboh, 400 gedung rusak, dua tower crane dan 8.000 meter bangunan sementara juga rata dengan tanah.
Wakil Gubernur Hubei Cao Guangjing dan Wali Kota Wuhan Cheng Yongwen malam itu juga ke lokasi kejadian untuk melihat langsung upaya penanganan bencana, demikian media resmi setempat.
Pada Jumat pukul 19.00, tornado juga melanda Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, hingga menyebabkan seorang warga tewas, dua luka berat, dan 19 luka ringan.
Hingga Sabtu pagi beberapa wilayah di China, termasuk Beijing, masih terjadi embusan angin dengan kecepatan sedang hingga tinggi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan