Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pro Kontra Pelaku Pariwisata Soal Program "Work from Bali"
BERITABALI.COM, BADUNG.
Adanya isu ajakan Work from Bali dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini mendapat beberapa tanggapan, salah satunya dilontarkan Ketua Indonesia Food and Beverage Executive Assosiation (IFBEC) Bali, Ketut Darmayasa.
Ia mengatakan, di saat pandemi dan adanya kontraksi perekonomian Bali yang mencapai 9% dan di tengah-tengah sepinya tingkat hunian hotel dan akomodasi lain program tersebut cukup membantu. Langkah ini mungkin salah satu upaya membantu kebangkitan pariwisata Bali, karena dengan mendapat fasilitas menginap dan bekerja dari Bali paling tidak ada potensi mereka belum pernah mengenal Bali jadi akan tahu dan berpotensi bisa merambah ke keluarga para ASN tersebut.
"Yang jelas diuntungkan dalam hal ini yaitu, pengusaha hotel, karyawan dan sudah tentu tempat-tempat makan dan belanja oleh-ainnya," ujarnya, Senin (24/5/2021).
Selanjutnya Dirinya berharap, semoga program tersebut sebagai jembatan untuk pembukaan border internasional secara berkala dan semua pelaku pariwiasta bisa beraktivitas kembali seperti sediakala.
Ia menambahkan, dalam kondisi saat ini setidaknya tetap dapat memperketat protokol kesehatan sehingga Bali bisa menjadi zona hijau secara keseluruhan. Selain itu, ia mengharapkan vaksinasi dipercepat sehingga target 70% warga Bali divaksinasi segera terwujud.
Sementara itu, Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Badan Perwakilan Cabang (BPC) Badung, I Made Suarsa menyampaikan, program Work from Bali menurutnya tidak akan berdampak signifikan pada sektor pariwisata. Intinya jika bandara internasional telah dibuka dan tidak menyulitkan wisatawan mancanegara untuk masuk ke Bali, hal itu akan berdampak positif.
Pastinya, kata dia, bukan hanya sektor pariwisata saja merasakan nantinya, tentu akan berdampak positif pada seluruh sektor nantinya. Karena, jika dilihat untuk Bali tentu unggulannya hanya sektor pariwisata.
"Kita kan semua sudah tau unggulan kita (Bali) di bidang Pariwisata," jelasnya.
Jadi dirinya tetap berharap agar pembukaan bandara internasional segera dapat dibuka. "Harapan kami mohon jangan lagi diundur pembukaan di airportnya," harapnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun