Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Permudah Akses ke RSUD Karangasem, Jalan Ngurah Rai Amlapura Dibuka 2 Arah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Terhitung mulai hari Senin (24/05/2021), Jalan Ngurah Rai, Amlapura yang sebelumnya hanya dibuka untuk satu jalur kini dialihkan menjadi dua jalur.
Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan untuk memudahkan akses masyarakat menuju ke RSUD Karangasem dan Perkantoran yang ada di sepanjang jalur tersebut. Terutama bagi warga yang berasal dari jalur utara dan yang masuk melalui Jalan Sultan Agung, Amlapura.
Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Ida Bagus Suastika menjelaskan, dengan dibukanya untuk lalu lintas dua arah, maka untuk menghindari kemacetan, para pedagang yang berjualan di trotoar jalan sudah diarahkan untuk pindah tempat berjualan yaitu masuk ke dalam di seputar areal Wijaya Kusuma.
"Para pedagang sudah difasilitasi tempat oleh Direktur RSUD, untuk berjualan di seputar areal Wijaya Kusuma," Ujarnya dikonfirmasi Selasa (25/05/2021).
Lebih lanjut, selain mensterilkan kawasan pinggir jalan dari pedagang dengan mengarahkan ke lokasi yang baru, Dinas perhubungan juga akan menertibkan kendaraan yang parkir liar di sepanjang jalur tersebut.
"Nantinya tetap akan ada pengawasan dan penertiban untuk kedepannya" Jelas Suastika.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun