Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kebakaran Kilang Minyak di Iran Memasuki Hari Kedua, Api Belum Kunjung Padam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kebakaran besar yang melahap kilang minyak di ibukota Iran memasuki hari kedua pada Kamis (3/6), namun api sudah bisa dikendalikan.
Menyadur Arab News, Jumat (4/6/2021) kebakaran tersebut terjadi pada pukul 19.30 waktu setempat pada Rabu (2/6) setelah terjadi ledakan pipa gas bocor. Akibatnya 11 orang terluka, kata pihak berwenang.
"Api di kilang telah dikendalikan," kantor berita resmi IRNA melaporkan, mengutip Shaker Khafai, juru bicara Perusahaan Penyulingan Minyak Teheran.
Kepulan asap hitam masih terlihat di atas lokasi kebakaran pada sore hari, wartawan AFP melaporkan, meskipun tidak setebal saat hari pertama terbakar.
"Sebelas orang, termasuk sembilan petugas pemadam kebakaran yang menangani kobaran api, terluka," kata Mojtaba Khaledi, juru bicara layanan penyelamatan nasional, kepada AFP. Empat korban memerlukan rawat inap, termasuk tiga petugas pemadam kebakaran, tambahnya.
Tim pemadam kebakaran terlihat berjuang memadamkan api dalam rekaman dari tempat kejadian yang disiarkan oleh televisi pemerintah.
Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.
Kilang tersebut terletak di zona industri besar di pinggiran Kota Teheran, hanya beberapa ratus meter dari daerah pemukiman.
Kilang minyak tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1968 dan memiliki kapasitas 250.000 barel per hari, menurut IRNA.
Sebelum kebakaran terjadi, pada 23 Mei, sembilan orang terluka akibat ledakan di sebuah pabrik yang memproduksi bahan peledak di Iran tengah.
Tiga hari pasca ledakan tersebut, kembali terjadi ledakan pipa di kompleks petrokimia dekat pantai Teluk Iran dan menewaskan satu orang.
Sementara itu, Iran memandang musuh bebuyutannya Israel sebagai tersangka utama di balik dua insiden tahun lalu di lokasi pabrik nuklirnya yang dicap Teheran sebagai tindakan sabotase.
Beberapa negara Islam melihat berbagai peristiwa industri di Iran sebagai akibat dari serangan oleh Israel, sementara yang lain menganggap sanksi AS yang menyebabkan itu semua terjadi.
Sebab sejak sanksi AS, hampir sepenuhnya mengisolasi Iran dari seluruh dunia dan memperumit pemeliharaan fasilitas industri di negara tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan