Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kebakaran Kilang Minyak di Iran Memasuki Hari Kedua, Api Belum Kunjung Padam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kebakaran besar yang melahap kilang minyak di ibukota Iran memasuki hari kedua pada Kamis (3/6), namun api sudah bisa dikendalikan.
Menyadur Arab News, Jumat (4/6/2021) kebakaran tersebut terjadi pada pukul 19.30 waktu setempat pada Rabu (2/6) setelah terjadi ledakan pipa gas bocor. Akibatnya 11 orang terluka, kata pihak berwenang.
"Api di kilang telah dikendalikan," kantor berita resmi IRNA melaporkan, mengutip Shaker Khafai, juru bicara Perusahaan Penyulingan Minyak Teheran.
Kepulan asap hitam masih terlihat di atas lokasi kebakaran pada sore hari, wartawan AFP melaporkan, meskipun tidak setebal saat hari pertama terbakar.
"Sebelas orang, termasuk sembilan petugas pemadam kebakaran yang menangani kobaran api, terluka," kata Mojtaba Khaledi, juru bicara layanan penyelamatan nasional, kepada AFP. Empat korban memerlukan rawat inap, termasuk tiga petugas pemadam kebakaran, tambahnya.
Tim pemadam kebakaran terlihat berjuang memadamkan api dalam rekaman dari tempat kejadian yang disiarkan oleh televisi pemerintah.
Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.
Kilang tersebut terletak di zona industri besar di pinggiran Kota Teheran, hanya beberapa ratus meter dari daerah pemukiman.
Kilang minyak tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1968 dan memiliki kapasitas 250.000 barel per hari, menurut IRNA.
Sebelum kebakaran terjadi, pada 23 Mei, sembilan orang terluka akibat ledakan di sebuah pabrik yang memproduksi bahan peledak di Iran tengah.
Tiga hari pasca ledakan tersebut, kembali terjadi ledakan pipa di kompleks petrokimia dekat pantai Teluk Iran dan menewaskan satu orang.
Sementara itu, Iran memandang musuh bebuyutannya Israel sebagai tersangka utama di balik dua insiden tahun lalu di lokasi pabrik nuklirnya yang dicap Teheran sebagai tindakan sabotase.
Beberapa negara Islam melihat berbagai peristiwa industri di Iran sebagai akibat dari serangan oleh Israel, sementara yang lain menganggap sanksi AS yang menyebabkan itu semua terjadi.
Sebab sejak sanksi AS, hampir sepenuhnya mengisolasi Iran dari seluruh dunia dan memperumit pemeliharaan fasilitas industri di negara tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun