Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pabrik Pembersih Tangan Terbakar, 16 Orang Tewas dan Belasan Luka-Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 18 orang tewas dalam insiden kebakaran sebuah pabrik kimia di kota Pune, sebuah kota di India bagian barat pada Senin (7/6).
Polisi mengatakan, menyadur Khaleej Times Selasa (8/6/2021), 20 orang selamat dari kobaran api dan semua jasad korban tewas telah ditemukan.
Pemerintah kota Pune langsung memerintahkan pihak berwenang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai insiden kebakaran tersebut. Kebakaran tersebut terjadi di pabrik kimia SVS Aqua Technologies yang membuat produk salah satunya pembersih tangan, media lokal melaporkan.
Rekaman yang dibagikan di media sosial menunjukkan kepulan asap tebal saat petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api. Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa atas insiden kebakaran pabrik tersebut melalui akun Twitter-nya.
Kantor PM Modi mengatakan keluarga korban tewas dari kebakaran tersebut akan menerima bantuan hingga 200.000 rupee atau sekitar Rp39 juta lebih. Sedangkan bagi korban yang mengalami luka-luka sebesar 50.000 rupee atau sekitar Rp9,7 juta. Aqua Technologies belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kebakaran yang menimpa pabriknya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun