Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sampan Karam, Bapak dan Anak 14 Jam Terombang-ambing di Samudera Hindia
BERITABALI.COM, NTB.
Polisi Air Udara (Polairud) Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan evakuasi terhadap sampan milik Amaq Sukar (65 tahun) asal Dusun Batu Nampar, Desa Batu Nampar, kecamatan Jerowaru, kabupaten. Lombok Timur yang karam di perairan Samudera Hindia.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kasat Polairud, Iptu Acim menjelaskan, pada hari Rabu (9/6) sekitar pukul 15.00 WITA, korban berangkat untuk mencari ikan dengan menggunakan sampan jenis Cilacap bersama anak korban yang bernama Haldi (16 tahun) menuju perairan Samudera Hindia.
"Saat di perjalanan, sekitar pukul 16.00 WITA, terjadi cuaca buruk yang membuat kayu kantir perahu Cilacap milik korban terlepas. Kemudian perahu yang digunakan korban karam separuh," jelas Acim.
Selanjutnya, pada Kamis (10/6), sekitar pukul 06.00 WITA, korban ditemukan oleh sesama nelayan dalam keadaan selamat terombang-ambing di tengah laut.
"Korban bersama anaknya naik di atas sampan milik nelayan yang berasal dari Dusun Kelongkong, Desa Bilelando, kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah untuk selanjutnya pulang dan meminta tolong untuk evakuasi sampannya," terangnya.
Sekitar pukul 09.00 WITA, sampan korban berhasil dievakuasi dari Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Selanjutnya sampan cilacap tersebut dibawa menuju Pelabuhan Awang.
"Tindakan yang kami lakukan adalah koordinasi dengan keluarga korban dan nelayan setempat guna membantu evakuasi korban. Selanjutnya korban dibawa pulang oleh keluarga menggunakan mobil," katanya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan