Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Seorang Pemuda Menjadi Korban Penganiayaan Temannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Peristiwa ini terjadi di Blitar Jawa Timur. Seorang pemuda menjadi korban penganiayaan temannya sendiri. Padahal, sebelum penganiayaan keduanya pesta miras bareng.
Peristiwa penusukan ini korbannya bernama Efata Dhe Naftali (28) warga Desa/Kecamatan Selopuro. Ia mengalami luka tusuk di bagian punggung dan beberapa luka lebam akibat dianiaya kawan mabuknya itu.
Dijelaskan Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi, awalnya korban bersama pelaku, warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari, sedang pesta miras bareng.
"Lalu pelaku mengajak korban untuk pindah tempat di Loji Hutan Desa Tulungrejo. Setelah sampai lokasi pelaku dengan korban cek cok mulut," kata AKP Imam, Senin (28/06/2021).
Dijelaskannya, hasil pemeriksaan petugas kepolisian, terdapat luka benjol dan memar di kening, pelipis mata kanan serta kiri. Selain itu, punggung kiri atas korban juga robek akibat tusukan senjata tajam jenis sangkur.
"Berdasarkan keterangannya kepada polisi, setelah adu argumen di Loji Hutan pelaku langsung meninggalkan korban. Tapi tidak lama kemudian, pelaku bersama dua temannya datang dan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam," katanya.
Ia menambahkan, sementara ini kasus tersebut dalam penyelidikan petugas Polisi sedangkan korban masih dalam perawatan di rumah sakit untuk mengetahui lebar dan kedalaman luka tusuk dengan dibuktikan foto rontgen.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan